jatimnow.com - Deru mesin kendaraan di sepanjang Jalan Juanda, Sidoarjo, mendadak melambat pada Selasa (24/02/2026) sore. Bukan karena razia, melainkan puluhan prajurit Yonif 1 Marinir yang tengah menyergap para pengendara dengan bungkusan takjil gratis.
Aksi yang diinisiasi oleh pasukan berjuluk "Buaya Petarung" ini menyasar para pekerja dan warga yang masih berada di perjalanan saat azan magrib menjelang.
Tanpa sekat, para prajurit berseragam loreng ini menyapa satu per satu pengguna jalan untuk memastikan mereka bisa berbuka puasa tepat waktu.
Komandan Batalyon Infanteri 1 Marinir, Letkol Marinir Siswanto, menyebutkan bahwa gerakan ini lahir dari inisiatif murni para anggotanya.
Menurutnya, bulan suci menjadi momentum tepat bagi prajurit untuk melipatgandakan amal ibadah melalui aksi nyata yang menyentuh masyarakat bawah.
Baca juga: Potret Haru Kepulangan Prajurit Yonif 1 Marinir Usai Tuntaskan Pamtas RI–PNG
"Saya sangat mengapresiasi semangat para prajurit. Kegiatan ini berjalan karena antusiasme mereka yang ingin mengejar berkah Ramadan," ujar Siswanto di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, kehadiran korps baret ungu di jalanan bukan sekadar urusan formalitas. Baginya, ini adalah bukti bahwa TNI Angkatan Laut, khususnya Korps Marinir, tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi warga sipil.
"Prajurit Buaya Petarung ingin menunjukkan bahwa kami selalu ada dan diterima dengan hangat di tengah masyarakat," imbuhnya.
Baca juga: Kolonel Marinir Aang Andy Warta Resmi Nahkodai Brigif 2 Marinir Sidoarjo
Pantauan di lokasi menunjukkan lalu lintas tetap mengalir lancar meski ratusan paket makanan berpindah tangan dalam waktu singkat.
Senyum para tukang ojek daring, sopir angkutan, hingga pekerja pabrik menjadi bayaran setimpal bagi para prajurit yang berdiri di bawah panas aspal Sidoarjo hingga menjelang berbuka.