Kapolres Gresik Komitmen Jaga Kamtibmas Usai Mediasi Warga Campurejo-Banyutengah

Minggu, 01 Mar 2026 21:55 WIB
Reporter :
Sahlul Fahmi
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat memimpin mediasi warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng. (Foto: Humas Polres Gresik)

jatimnow.com - Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ditegaskan Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, usai memimpin langsung mediasi ketegangan antara warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Sabtu (28/2/2026) malam.

Melalui dialog terbuka yang digelar di balai desa, kedua belah pihak sepakat berdamai dan mengakhiri perselisihan yang sempat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Pertemuan digelar di Balai Desa Banyutengah, hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra, jajaran pejabat utama Polres Gresik, Camat Panceng Muhammad Sampurno, Babinsa, serta tokoh masyarakat dan perwakilan pemuda dari kedua desa.

Baca juga: Kurang dari 24 Jam, Pelaku Penusukan Diringkus Satreskrim Polres Gresik

Dalam arahannya, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution menyayangkan terjadinya gesekan antarwarga yang sempat memicu keresahan. Ia menegaskan kepolisian telah bertindak cepat dengan mengamankan pelaku sebagai bentuk komitmen penegakan hukum yang tegas dan profesional.

“Polri tidak ada apa-apanya tanpa dukungan masyarakat. Kami berharap perwakilan warga yang hadir malam ini dapat mengendalikan warganya masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegas Kapolres.

Ia juga menyoroti maraknya isu provokatif serta ajakan balas dendam yang beredar melalui media sosial.

Baca juga: Selama Ramadan Satlantas Polres Gresik Hadirkan SIM Santri Trendi

Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, demi menjaga stabilitas keamanan bersama.

\

Apresiasi disampaikan perwakilan warga Desa Campurejo atas respons cepat jajaran Polres Gresik dalam menangani permasalahan tersebut. Mereka mengangkat prinsip “ojo wani-wani, ojo wedi-wedi” (jangan asal berani, jangan asal takut) sebagai pengingat agar masyarakat tetap tenang, bijak, dan tidak mudah tersulut emosi.

Senada dengan itu, perwakilan warga Desa Banyutengah menegaskan bahwa kedua desa telah sepakat untuk berdamai. Mereka memastikan kabar tentang adanya pergerakan massa yang sempat beredar luas merupakan informasi bohong atau hoaks.

Baca juga: Pastikan Jajaran Bersih Narkoba, Polres Gresik Gelar Tes Urine Mendadak

“Kami memohon maaf atas kegaduhan yang sempat terjadi. Ke depan, mari kita saling berbenah. Kami berharap seluruh elemen desa turut menyampaikan bahwa situasi sudah aman agar warga tidak lagi merasa takut,” ujar salah satu tokoh masyarakat Banyutengah.

Mediasi diakhiri dengan aksi simbolis saling bersalaman antara perwakilan warga Desa Campurejo dan Desa Banyutengah sebagai tanda berakhirnya perselisihan. Sesi foto bersama menjadi penutup pertemuan yang berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat komitmen menjaga persatuan.

Langkah mediasi yang dipimpin Kapolres Gresik tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terpeliharanya kerukunan dan stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Panceng secara berkelanjutan.

Tags :
Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Gresik

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler