Dukung Program Swasembada Pangan, Petrokimia Gresik Terjunkan 50 Taruna Makmur

Kamis, 02 Jul 2026 15:30 WIB
Reporter :
Sahlul Fahmi
Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo (kanan), melakukan inspeksi peserta Program Wirakarya Taruna Makmur Batch IX. (Foto: Petrokimia Gresik for jatimnow.com)

jatimnow.com - Petrokimia Gresik terus tancap gas mendukung target swasembada pangan nasional. Kali ini, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia tersebut kembali menerjunkan 50 mahasiswa pertanian terpilih dalam program "Wirakarya Taruna Makmur Batch IX". Selama enam bulan ke depan, puluhan agronomis muda ini akan menjalani magang lapangan di berbagai wilayah kerja perusahaan yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Bali.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo, menegaskan bahwa penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci utama dalam membangun pertanian yang berkelanjutan. Sejak diinisiasi pada tahun 2022, program ini tercatat telah sukses mencetak sebanyak 423 Taruna Makmur yang siap berkontribusi bagi sektor pangan nasional.

"Keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana produksi, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. Melalui Taruna Makmur, kami ingin menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi agronomi, kemampuan komunikasi, dan pengalaman lapangan sehingga mampu menjadi pendamping petani sekaligus agen perubahan di sektor pertanian," ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Baca juga: Bahagianya Ayah di Gresik Usai Anaknya Mengikuti Khitan Gratis Petrokimia

Adityo menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana produksi seperti pupuk dan benih, tetapi juga oleh kualitas SDM di lapangan. Melalui program Taruna Makmur, perusahaan berkomitmen menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi agronomi dan kemampuan komunikasi yang baik, melainkan juga dibekali pengalaman lapangan yang matang agar mampu menjadi pendamping petani sekaligus agen perubahan.

"Karena itulah kolaborasi menjadi kunci. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, petani, dan pelaku usaha harus terus diperkuat agar kita mampu membangun ekosistem pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan," tandasnya.

Baca juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Program magang ini dirancang khusus untuk menjembatani sekaligus memperkuat ekosistem pertanian yang modern. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, petani, dan pelaku usaha harus terus diperkuat agar mampu membangun ekosistem pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. Para peserta program angkatan kesembilan ini merupakan mahasiswa aktif yang disaring dari berbagai kampus vokasi kedinasan terkemuka, seperti Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Bogor, Medan, Gowa, dan Yoma, serta Politeknik LPP Yogyakarta. Mereka datang dari berbagai latar belakang program studi yang sangat relevan dengan kebutuhan industri, mulai dari penyuluhan pertanian berkelanjutan, agribisnis, hortikultura, teknologi benih, hingga pengelolaan perkebunan.

\

Sebelum diterjunkan langsung ke wilayah penugasan, ke-50 peserta telah mendapatkan pembekalan intensif mengenai budidaya pertanian berkelanjutan, teknik komunikasi efektif, pengembangan personal branding, serta pemanfaatan teknologi pertanian terkini. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kesiapan para peserta dalam menjalankan tugas profesional mereka di lapangan.Selama masa penugasan, para Taruna Makmur akan menjadi ujung tombak dalam mendukung pelaksanaan Program Agrosolution Petrokimia Gresik.

"Mereka akan menjadi perpanjangan tangan perusahaan dalam mendampingi petani, mempercepat adopsi praktik budidaya yang baik, sekaligus mendukung implementasi Program Agrosolution yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani," terangnya.

Baca juga: Agrosolution Petrokimia Gresik Tingkatkan Produktivitas 244 Ribu Hektar Lahan Tebu

Respons positif datang dari salah satu peserta, Olivian Rizky, yang diberangkatkan dalam program ini. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak Petrokimia Gresik karena telah menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk belajar dan terjun langsung ke tengah masyarakat. Olivian berharap program ini dapat memberikan manfaat besar bagi rekan-rekan mahasiswa untuk mengembangkan ilmu sekaligus memberikan aksi nyata demi mendongkrak produktivitas pertanian Indonesia yang lebih baik.

"Semoga program ini bisa memberikan manfaat besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan ilmu dan memberikan aksi nyata bagi pertanian, sehingga bermanfaat bagi produktivitas pertanian," pungkasnya.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Gresik

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler