Pixel Code jatimnow.com

Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Bendungan Serut Blitar

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : CF Glorian
Polisi mengevakuasi mayat ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar
Polisi mengevakuasi mayat ke RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar

jatimnow.com - Setelah menghilang satu hari satu malam usai pamit pergi memancing, Hariyanto (33) warga Desa Plosorejo, Kademangan, Kabupaten Blitar ditemukan mengambang di dekat bendungan.

Jasad korban pertama kali ditemukan warga Darungan saat sedang mencari ikan di dekat Bendungan Serut atau bantaran Kali Brantas. Menemukan itu, warga kemudian melapor ke polisi.

"Dari keterangan keluarga, korban berpamitan memancing pada Minggu (21/4/2019) kemarin sekitar jam 15.00 Wib. Biasanya pulang jam tujuh tapi sampai malam korban belum juga pulang," kata Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Sodik Effendi, Senin (22/4/2019).

Saat ditemukan, korban saat itu masih menggunakan jas hujan. Peralatan memancing milik korban juga ditemukan tidak jauh dari jasad korban. Posisi mayat berada di sebelah selatan sungai.

Baca juga:
Misteri Mayat Penuh Luka di Gurah Kediri, Diduga Korban Kecelakaan

Dalam identifikasi dan olah TKP, sepeda motor korban juga ditemukan terparkit di pinggir sungai. Setelah identifikasi selesai, jasad korban dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Mardi Waluyo, Kota Blitar.

"Kami belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Kalau luka memang ada luka, tapi lokasi di tempat mancing korban banyak bebatuan. Jadi kami belum bisa pastikan apakah karena terbentur batu atau lain-lain," jelas Sodik.

Baca juga:
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Sungai Irigasi Persawahan Kediri

Ia menambahkan, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, jasad korban sedang diautopsi oleh Tim Laboratorium Forensik RS Bhayangkara di Kediri.

MPR Minta Kades Lamongan Kawal Program Nasional
Pemerintahan

MPR Minta Kades Lamongan Kawal Program Nasional

Menurut Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid, skema peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) bisa dijalankan kades dengan memasifkan koordinasi kaitanya dengan penanggung jawab program nasional yang ada di desa.