Pixel Code jatimnow.com

Gara-gara Obat Nyamuk, Seorang Nenek di Ngawi Tewas Terbakar

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Mita Kusuma
Polisi menunjukkan bekas obat nyamuk bakar yang diduga menjadi penyebab terbakarnya korban hingga tewas
Polisi menunjukkan bekas obat nyamuk bakar yang diduga menjadi penyebab terbakarnya korban hingga tewas

jatimnow.com - Menyalakan obat nyamuk bakar sebelum tidur, Waginem akhirnya bisa tidur terlelap. Namun siapa sangka, nenek 54 tahun asal Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi itu justru tewas setelah tempat tidurnya terbakar.

"Kebakaran itu terjadi setelah sahur. Korban terbakar saat tidur setelah diduga obat nyamuk bakar menyambar kelambu tempat tidur korban," kata Kapolsek Widodaren, AKP Juwahir, Jumat (31/5/2019).

Juwahir menambahkan, awalnya keponakan korban bernama Rantinem datang ke rumah korban. Saat itu, saksi bermaksud membuatkan teh untuk korban, tapi pintu depan rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam.

"Keponakannya tersebut sempat memanggil-manggil korban, tapi tidak ada tanggapan," terang Juwahir.

Baca juga:
Warga Temukan Pria Tewas Terpanggang di Ladang Tebu Liprak Wetan Probolinggo

Karena tidak ada tanggapan dari korban, lanjutnya, saksi mencoba masuk ke rumah korban dari pintu belakang. Setelah sampai di dalam rumah, saksi mendapati korban tergeletak di lantai dalam keadaan meninggal dunia penuh luka bakar.

Dari keterangan keponakan korban, rupanya setiap hari korban meminta suaminya untuk menyalakan obat nyamuk bakar dan diletakkan di samping tempat tidurnya.

Baca juga:
Gudang Pembuatan Kubah Masjid di Sidoarjo Terbakar, 1 Korban Tewas

Atas peristiwa itu, korban langsung dimakamkan karena keluarga tidak menghendaki proses autopsi dengan membuat surat pernyataan.

Pemkot Kediri Ajak Masyarakat Waspadai ISPA dan Influenza Tipe A
Pemerintahan

Pemkot Kediri Ajak Masyarakat Waspadai ISPA dan Influenza Tipe A

Kelompok yang perlu mendapat perhatian lebih meliputi anak-anak dan lansia, orang dengan gangguan kekebalan tubuh seperti pasien autoimun dan HIV, penderita penyakit kronis, serta mereka yang memiliki penyakit paru-paru seperti asma.