jatimnow.com

MUI Minta Khatib Selipkan Doa Kedamaian saat Khutbah Idul Fitri

Editor : Arif Ardianto Reporter : LKBN Antara
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh/Foto: Istimewa 🔍
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), Asrorun Niam Sholeh/Foto: Istimewa

jatimnow.com - Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam Sholeh mengimbau Khatib Idul Fitri untuk memberikan pesan damai dan persatuan bangsa saat berkhutbah.

"Kami harapkan para khatib menyelipkan doa dalam khutbahnya, untuk kedamaian dan kemaslahatan bangsa," kata Asrorun, Selasa (4/6/2019).

Selain itu, diharapkan juga agar mendoakan para pemimpin bangsa terus diberi kekuatan untuk membangun bangsa serta para elitnya diberi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan menahan diri dari perpecahan.

Loading...

Menurut Asrorun, Idul Fitri merupakan momentum untuk kembali menjalin silaturahmi yang pernah terputus baik karena jarak, karena kesalahpahaman, karena pemilu dan karena sebab apapun.

"Hakekat Idul Fitri adalah kesediaan kita untuk berbagi, berbagi permaafan sebelum orang memintanya. Saling memaafkan adalah kunci untuk merajut tali silaturahmi," katanya.

Dia mengatakan, hakekat silaturahmi adalah menyambungkan tali persaudaraan yang pernah terputus karena sebab apapun.

"Kita wajib menyambung kembali untuk mewujudkan persaudaraan sejati, tanpa iri dan caci maki," tambah Asrorun.

Ia mengajak umat Islam memperkokoh persaudaraan, baik persaudaraan sesama umat (ukhuwwah Islamiyah), persaudaraan sebangsa (ukhuwwuh wathaniyyah) maupun persaudaraan sesama manusia (ukhuwwah Insaniyah).

"Tidak ada lagi sekat yang memisahkan, terutama faktor psikologis akibat sisa-sisa pemilu. Saatnya merajut kebersamaan untuk kemaslahatan bersama. Kerugian bangsa lain yang pecah akibat konflik harus dijadikan pelajaran berharga agar kita tidak jatuh pada kondisi yang sama," tambahnya.