Pixel Code jatimnow.com

Emak-emak Pemotor asal Jombang Tewas Terlindas Truk di Mojokerto

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Achmad Supriyadi
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan di Mojokerto
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan di Mojokerto

jatimnow.com - Kecelakaan melibatkan truk gandeng bernopol AG 8604 UI dengan motor Honda Beat bernopol W 6104 UY terjadi di Jalan Raya Dusun Pelabuhan, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Akibat kecelakaan, satu orang tewas.

Data yang dihimpun jatimnow.com, kecelakaan terjadi pada Kamis (13/6/2019) malam. Truk gandeng yang disopiri Pitoyo, warga asal Jalan Jati GG VII No 17, Sukorejo, Kabupaten Blitar itu melindas satu dari dua pemotor hingga tewas di lokasi kejadian.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Karen mengatakan, motor Honda Beat itu dikendarai emak-emak bernama Nia Wahyuningtyas yang saat itu membonceng Munara, keduanya warga asal Desa Barang Rejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.

"Motor melaju dari arah selatan ke utara. Saat mencoba mendahului truk gandeng dari arah kanan, diduga karena kurang hati-hati dan waspada, motor mendadak jatuh ke kiri," kata Karen, Jumat (14/6/2019).

Padahal, di sebelah kiri, truk gandeng itu tengah melaju. Tak pelak, emak-emak pemotor itu terlindas dan tewas seketika di TKP. Korban tewas yaitu Munara (54), emak-emak yang dibonceng motor tersebut.

Baca juga:
Kerjasama Karang Taruna, Insentif Guru TPQ dan Pelajar Tewas di Tulungagung

"Korban meninggal dunia diduga akibat luka berat di bagian punggung setelah tergencet ban belakang truk gandeng," terang Karen.

Baik korban luka ringan maupun meninggal dunia, langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto. Sedangkan truk gandeng berikut sopirnya diamankan untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca juga:
Pelajar di Tulungagung Tewas Tertabrak Mobil Saat Hendak Berangkat Sekolah

 

 

Bupati Jember Paparkan Program Inovasi ke Kementerian PDT dan PKP
Pemerintahan

Bupati Jember Paparkan Program Inovasi ke Kementerian PDT dan PKP

Muhammad Fawait memaparkan secara rinci berbagai terobosan program unggulan daerah saat menyambangi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).