jatimnow.com - Sumur minyak peninggalan zaman Belanda yang terletak di lahan milik Nanang Zamroni yang berada di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Gresik kembali menyemburkan lumpur bercampur minyak, Kamis (26/12/2019) malam.
Sebelumnya, sumur tua itu sempat mengeluarkan material serupa pada dua bulan lalu sehingga sempat membuat panik warga di sekitarnya.
"Tadi malam sekitar pukul 18.30 Wib, semburan lumpur mencapai empat meteran. Lumpur tersebut seperti bercampur minyak," kata Abdul Mukhid, warga Sekarkurung kepada jatimnow.com, Jumat (27/12/2019).
Ia melanjutkan, semburan tersebut sempat mereda menjelang pagi. Namun tidak lama kemudian kembali menyembur.
"Sekitar pukul 05.00 Wib, sempat berhenti sebentar. Tapi lima menit kemudian kembali menyembur," ungkapnya.
Baca juga:
Pemkab Gresik Kirim Bantuan Senilai Rp250 Juta Untuk Korban Gempa NTT
Semburan baru mereda pada sekitar pukul 09.00 Wib. Warga sendiri mengaku khawatir jika saja semburan tersebut kembali terjadi.
"Kami tetap khawatir karena bisa jadi semburan tersebut kembali muncul," ujarnya.
Baca juga:
Jatuh Saat Memancing, Pria Asal Menganti Ditemukan Tewas di Tambak Gresik
Sementara Kepala Desa Sekarkurung, Subkhan mengatakan jika dirinya telah menghubungi beberapa pihak untuk melakukan koordinasi pengamanan.
"Sudah kami lakukan koordinasi dengan beberapa pihak termasuk SKK Migas dalam hal ini PT Pertamina Hulu Energi (PHE), yang membantu dalam kejadian semburan sebelumnya," kata Subkhan.