Pixel Code jatimnow.com

Penjual Es Krim Keliling Cabuli Bocah SD di Surabaya

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Farizal Tito
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang penjual es krim keliling di Surabaya tega mencabuli seorang anak penjual gorengan yang masih berusia 11 tahun. Pelaku memaksa korban yang masih pelajar sekolah dasar (SD) untuk melakukan oral seks.

Penjual es krim keliling itu berinisial AH (48). Pria asal Sidoarjo itu ditangkap Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, setelah orangtua korban melapor.

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni mengatakan, peristiwa tersebut itu bermula saat AH memesan kopi kepada ibu korban yang kebetulan berjualan gorengan di Surabaya timur.

Baca juga:
Resmob Polres Gresik Gerak Cepat Tangkap Pelaku Pencabulan Pelajar

"Saat itu, korban diantar oleh tersangka. Setelah sampai kos, tersangka ikut masuk ke dalam kamar kos dan berpura-pura membantu mengambil panci," jelas Ruth Yeni, Senin (27/1/2020).

Setelah korban masuk, pelaku menyusup ke dalam dan mencabuli korban. Oleh pelaku, korban dipaksa melakukan oral seks hingga pelaku puas.

Baca juga:
Pria di Sidayu Gresik Hamili Tetangganya, Pelajar Usia 16 Tahun

Selain menangkap pelaku, penyidik juga menyita barang bukti sepotong baju muslim warna merah bata dan kaos dalam warna putih.

8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega
Pojok Jimerto

8 Tahun jatimnow.com: Terimakasih Kolega

jatimnow.com - Harapan, doa, dan ucapan membanjiri perayaan 8 Tahun jatimnow.com di kantor baru yang beralamat di North West Boulevard NV 1 No 28,

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.