Pixel Code jatimnow.com

Stabilkan Harga, Pedagang di PIOS Datangkan Bengkoang dari Gresik

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Sahlul Fahmi
Aktivitas di lapak bengkoang di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS)
Aktivitas di lapak bengkoang di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS)

jatimnow.com - Untuk memenuhi permintaan pembeli selama diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, para pedagang di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) hanya akan mendatangkan pasokan barang dari daerah terdekat.

Kartini, salah satu pedagang sayur dan bumbu yang mangkal di PIOS Blok F mengatakan, hal itu dilakukan untuk menekan ongkos pengiriman.

Ia menambahkan, salah satu komoditi yang dijualnya, yaitu bengkoang, kini didatangkan dari para petani sayur di kawasan Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

"Kalau sebelum ada wabah Corona, saya juga mendatangkan bengkoang dari wilayah Kediri. Namun sejak Corona kian mewabah, saya lebih fokus mengambil bengkoang dari petani Menganti," ungkap Kartini, Minggu (26/4/2020).

Pertimbangan itu tak lain dikarenakan untuk efisiensi biaya transportasi.

Baca juga:
DPRD Surabaya: Wilayah Perbatasan Kita Pastikan Tidak Tertinggal

"Ya kalau dari Kediri kan lebih jauh, jadi ongkos transportnya juga lebih mahal dibanding dari Menganti," ujar pedagang asal Sambikerep, Surabaya tersebut.

Kartini menjelaskan bahwa bengkoang dari Menganti sudah bisa dijual di harga Rp 6 ribu per kilogram. Sementara untuk bengkoang dari Kediri harga belinya saja sudah mencapai Rp 6 ribu rupiah.

"Sebenarnya kalau kondisi normal saya berani saja mendatangkan bengkoang dari Kediri, tapi sekalian dalam jumlah banyak sehingga biaya transportnya bisa ketutup," imbuhnya.

Baca juga:
Rock Melon asal Blitar Jadi Favorit Pelanggan PIOS

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.