Pixel Code jatimnow.com

Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk di Bypass Pandaan, Pasuruan

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Moch Rois
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan

jatimnow.com - Seorang pengendara motor Honda Beat dengan nopol N 4514 KN tewas dalam kecelakaan melibatkan truk bernopol L 9239 BU di Bypass Pandaan, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Kanit Lantas Polsek Pandaan, Iptu Gatot Subroto mengatakan, pengendara motor itu bernama Ngadiono (43), warga Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kecelakaan melibatkan motor dan truk itu terjadi sekitar pukul 08.30 Wib, Rabu (16/9/2020).

"Pengendara motor meninggal dunia di TKP akibat luka serius di kepalanya," jelas Gatot.

Sedangkan truk Isuzu itu disopiri Muklas Murtado (34), warga Desa Pager, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Baca juga:
Daftar KA Daop 8 Surabaya yang Terlambat Akibat Truk dan Kecelakaan Mobil

Gatot menambahkan, kecelakaan bermula saat truk melaju dari selatan ke utara. Sampai di simpang Bypass Pandaan, saat belok ke kiri arah barat, truk menyerempet atau menyenggol motor Honda Beat yang melaju searah.

Motor Honda Beat itu kemudian terjatuh ke kanan hingga sang pengendar tertabrak roda belakang kiri truk.

Baca juga:
Hindari Lubang, Perempuan di Tulungagung Tewas Kecelakaan

"Faktor yang mempengaruhi laka lantas ini karena sopir truk diduga kurang hati-hati dan konsentrasi," pungkas Gatot.

 

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.