Pixel Code jatimnow.com

Diserempet Mobil Boks, Dua Pengendara Motor Terkapar di Jalan

  Reporter : Erwin Yohanes Mita Kusuma
Korban saat di rumah sakit./Foto: Mita Kusuma.
Korban saat di rumah sakit./Foto: Mita Kusuma.

jatimnow.com - Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Ngawi-Mantingan, km 9-10, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Rabu (13/6/2018) pagi. Kecelakaan di jalur maut kali ini antara truk boks dengan sepeda motor.

Sepeda motor Revo nopol AE 4143 LI dikendarai Suyoto (51) dan Tamsi (60), keduanya warga Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, tanpa menggunakan helm berjalan dari Ngawi menuju Mantingan.

Sampai depan Pasar Soko, ada mobil boks bernopol W 8823 K dikendarai Eko Royadi (40) warga Kabupaten Mojokerto

Saat itu, mobil boks menyerempet motor dari arah belakang. "Langsung diserempet begitu saja dari belakang. Kedua pengendara sepeda motor langsung terkapar," kata Kapolsek Kedunggalar, AKP Sukisman, Rabu siang.

Untuk yang didepan, atas nama Suyoto mengalami luka kaki kanan dan masih sadar. Sementara yang dibonceng mengalami luka kepala dan babras di kaki kanan.

Baca juga:
Daftar KA Daop 8 Surabaya yang Terlambat Akibat Truk dan Kecelakaan Mobil

"Jadi untuk yang di depan masih sadar. Yang di belakang sudah tidak sadar. Langsung dibawa ke Puskesmas terdekat," urainya.

Sementara, untuk sepeda motor dan mobil sudah dibawa ke Mapolres Ngawi. Demikian juga dengan sopir mobil juga dimintai keterangan di unit laka Sat Lantas Polres Ngawi.

Baca juga:
Hindari Lubang, Perempuan di Tulungagung Tewas Kecelakaan

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

 

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.