Pixel Code jatimnow.com

Upaya Penanganan Bencana, Bupati Jember Investigasi dari Udara

Editor : Sofyan Cahyono   Reporter : Dwi Kuntarto Aji
Bupati Jember Hendy Siswanto saat melakukan test flight tour.(Foto: Diskominfo Jember)
Bupati Jember Hendy Siswanto saat melakukan test flight tour.(Foto: Diskominfo Jember)

Jember - Bupati Jember Hendy Siswanto melakukan test flight tour melalui Bandara Notohadinegoro, Sabtu (6/8/2022) pagi. Kegiatan dilakukan bersama Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jember Agus Wijaya. Mereka menyusuri Bandara Cikasur yang berlokasi di Gunung Argopuro.

"Ini merupakan langkah kami untuk mengantisipasi sekaligus sebagai upaya untuk penanganan bencana," ujar Hendy, Sabtu (6/8/2022).

Selama ini, pihak pemerintah kabupaten (Pemkab) masih belum tahu bahwa ternyata aliran air dari kaki Gunung Argopuro dan Gunung Raung bersatu di Jember. Belum lagi akhir tahun sudah mulai dekat.

"Terus terang kami harus waspada dan hati-hati," tegasnya.

Dari sisi pemerintah, pelaksanaan test flight tour juga menjadi upaya investigasi. Mengingat selama ini masih belum ada upaya penanganan secara fisik lantaran biaya yang luar biasa.

Baca juga:
Bupati Fawait Dorong HKTI Jember Bersinergi Konkret Dongkrak Produksi Padi

Dengan penerbangan yang dilakukan, Hendy mengaku pihaknya bakal melihat gambaran sekilas seperti apa dari ketinggian.

"Lebih detail lagi, kami akan melaksanakan join flight lanjutan," imbuhnya.

Nantinya, Hendy akan mengajak para survival untuk melihat kondisi aliran air yang ada di atas Gunung Argopuro. Hal tersebut menjadi sangat penting.

Baca juga:
Kasus ISPA dan Influenza di Jember Alami Lonjakan

"Sangat berisiko tinggi jika tidak segera diatasi," ucapnya.

Sementara untuk hasil pemantauan, Hendy bakal melaporkannya kepada pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Harapannya, mudah-mudahan berjalan dengan lancar dan menemukan hal baru dari ketinggian.

Harga Bahan Pokok di Jawa Timur: Daging Sapi Stabil
Peristiwa

Harga Bahan Pokok di Jawa Timur: Daging Sapi Stabil

Mayoritas komoditas pangan utama berada dalam kisaran harga yang stabil, sementara komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang mencatatkan sedikit dinamika penyesuaian harga di pasaran.