Pixel Code jatimnow.com

Akses Jalan Poros Desa di Lamongan Ambles 1 Meter

Editor : Rochman Arief   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Kondisi jalan poros desa di Lamongan yang ambles sedalam 1 meter. (foto : Rozim Arista for jatimnow.com)
Kondisi jalan poros desa di Lamongan yang ambles sedalam 1 meter. (foto : Rozim Arista for jatimnow.com)

jatimnow.com - Akses jalan poros desa penghubung antara Desa Bulutigo dan Desa Laren di Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan ambles sedalam 1 meter.

Kepala Desa Bulutigo, Rozim Arista mengungkapkan insiden tersebut terjadi dua pekan lalu. Penyebab ambles disebabkan pergeseran tanah seputaran jalan yang bermaterikan lumpur sawah hingga menjalar ke area jalan.

"Jalan ambles ini terjadi kurang lebih dua pekan lalu," ujar Rozim, Senin (16/1/2023).

Kondisi itu, terang Rozim, diperparah degan intensitas hujan yang cukup tinggi. Akibatnya gerusan tanah yang ambles makin meluas.

Baca juga:
Jalur Ponorogo-Trenggalek Ambles, Akses Ditutup Sementara

"Akibat intensitas hujan deras selama beberapa hari terakhir, jalan yang ambles semakin parah," ujarnya.

Diterangkan Rozim, akses jalan poros dua desa itu telah ditutup untuk roda empat. Warga yang mengendarai roda empat harus memutar menempuh jalan yang relatif lebih jauh.

Baca juga:
Lubang Besar Menganga di Jalan Penghubung Antar Kecamatan di Trenggalek

"Akibat jalan ambles ini membuat kendaraan roda empat atau lebih terpaksa harus memutar lebih jauh hingga belasan kilometer," terangnya.

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.