Pixel Code jatimnow.com

Bejat! Oknum Wartawan Cabuli Anak Kandungnya Selama Dua Tahun

 
Oknum wartawan saat di Mapolres Malang.
Oknum wartawan saat di Mapolres Malang.

jatimnow.com - Tega, mungkin itulah satu kata yang tepat untuk Sapril (44) warga Pakisaji, Kabupaten Malang. Sebab, ia tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 tahun.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda mengungkapkan pelaku melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2016. Selama dua tahun itu, remaja putri, sebut saja bernamanya Mawar menjadi pelampiasan nafsu ayah kandungnya sendiri.

"Dua tahun, dia (korban) memang tidak digauli, tapi dicabuli korban ini," ungkap Adrian saat jumpa pers, Rabu (5/9/2018).

Berdasarkan pengakuan pelaku, korban dicabuli saat tengah tertidur di kamarnya. Ia awalnya memeluk sang anak dan melakukan pelecehan seksual kepada anak kandungnya itu.

Korban memang sempat memberontak, namun ia tak berdaya. Karena sudah tidak tahan, korban melaporkan perbuatan bejat bapaknya kepada ibunya.

"Korban akhirnya melaporkan ke ibunya dan dilanjutkan laporan ke kami. Senin kemarin (3/9/2018), pelaku terakhir melakukan aksinya saat korban tengah tertidur," lanjut Adrian.

Berbekal pengakuan korban dan ibunya, polisi pun langsung menangkap pelaku di kediamannya dan langsung diamankan dan dibawa ke Polres Malang.

Baca juga:
Pria di Sidayu Gresik Hamili Tetangganya, Pelajar Usia 16 Tahun

Menariknya, saat diamankan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang, pelaku masih saja berkelit dengan mengaku sebagai wartawan salah satu media nasional yang terbit mingguan. Pelaku juga menunjukkan kartu pers tempat ia bekerja.

Namun setelah dilakukan interogasi lebih dalam, akhirnya pelaku mengakui telah melakukan aksi bejatnya ke anak kandungnya sendiri sebanyak lima kali.

"Saya khilaf, seharusnya tidak boleh (cabuli)," pungkasnya.

Reporter : Avirista Midaada
Editor: Arif Ardianto

Baca juga:
Pria Lamongan Perdayai Teman Anaknya, Disetubuhi 10 Kali Hingga Hamil 8 Bulan

 

 

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam