Pixel Code jatimnow.com

Ini Pengakuan Adik yang Bunuh Kakaknya di Ponorogo

Editor : Endang Pergiwati   Reporter : Ahmad Fauzani
Pelaku Ismono usai diperiksa polisi. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pelaku Ismono usai diperiksa polisi. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Terduga pelaku pembunuhan terhadap Ismu (73) warga Dukuh Mitir, Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, yaitu Ismono (70) telah diamankan oleh Satreskrim Polres Ponorogo.

Di hadapan polisi, Ismono menjelaskan alasan tega menghabisi nyawa kakaknya, Ismu.

“Gara-gara nebang kayu jati,” ungkap Ismono, Rabu (26/6/2024), saat diinterogasi oleh petugas Satreskrim Polres Ponorogo.

Ia menjelaskan bahwa masalah bermula ketika ia menebang pohon jati miliknya dengan menyuruh orang lain untuk melakukannya.

“Saat memotong pohon jati saya, itu mengenai pohon jati miliknya. Korban minta ganti rugi sama pemborong,” terang Ismono.

Baca juga:
Tersangka Peragakan 16 Adegan Rekonstruksi Kasus Adik Bunuh Kakak di Ponorogo

Menurutnya, ganti rugi yang diminta oleh korban sudah diberikan oleh pemborong menggunakan hasil penjualan kayu jati miliknya.

“Wong e (korban Ismu) tetap gak terimo (terima). Nate ngomong (pernah bilang) sing mati aku opo kowe (yang meninggal dunia saya apa kamu),” tambahnya.

Baca juga:
Ini Pemicu Adik Bunuh Kakak di Ponorogo

Ismu meregang nyawa di tangan adiknya sendiri, Ismono. Sang adik membunuh kakaknya menggunakan kapak. Kejadian berdarah itu terjadi di Dukuh Mitir, Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, pada Senin (24/6/2024) pukul 14.30 WIB.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dengan luka berdarah di bagian kepala sebelah kiri. Saksi mata tidak mengetahui pasti bagaimana kejadian tersebut berlangsung. Setelah melakukan pembunuhan, pelaku Ismono membawa kapak dan berjalan menuju rumahnya.

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.