Pixel Code jatimnow.com

Profil Kepala BGN Baru Sudaryono: Mantan Aspri Prabowo, Kini Ketua Gerindra Jateng

Editor : Yanuar D  
Kepala BGN Baru Sudaryono saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sudaryono.id)
Kepala BGN Baru Sudaryono saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Sudaryono.id)

jatimnow.com - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan, Rabu (22/7/2026).

Pengangkatan Sudaryono tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78B Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional. Dia dipastikan akan fokus memimpin BGN dan tidak lagi merangkap jabatan sebagai wakil menteri.

Lahir dari Keluarga Petani

Mengutip laman resmi sudaryono.id, Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar lahir di Dusun Mangunrejo, Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada 23 Januari 1985. Ia merupakan anak tunggal pasangan Yahyo dan Suwarni yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Sejak kecil, Mas Dar dikenal sebagai sosok yang cerdas, disiplin, dan pekerja keras. Meski berasal dari keluarga sederhana, ia tidak pernah dimanjakan. Selain belajar, ia juga terbiasa membantu orang tuanya mengerjakan berbagai pekerjaan rumah maupun aktivitas bertani.

Setiap hari, ia memikul dua ember air dari sumur desa menuju rumah yang berjarak hampir satu kilometer karena saat itu wilayah tempat tinggalnya sering mengalami krisis air bersih. Ia juga kerap membantu mengangkut jerami dari sawah untuk pakan ternak keluarga.

Berprestasi Sejak Sekolah

Prestasi akademik Sudaryono sudah terlihat sejak duduk di bangku sekolah dasar. Nilai rapornya hampir selalu di atas angka delapan. Uniknya, ia memiliki kebiasaan belajar selepas salat Subuh sehingga materi yang diajarkan guru di kelas sudah lebih dulu dipelajarinya.

Setelah lulus SD dengan nilai tinggi, ia diterima di SMP Negeri 2 Toroh yang saat itu menjadi salah satu sekolah favorit di Grobogan. Meski beberapa kali mendapat hukuman karena terlambat masuk sekolah, prestasi akademiknya tetap menonjol hingga akhirnya dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada tahun 2000.

Keberhasilan tersebut membawanya lolos seleksi beasiswa ke SMA Taruna Nusantara Magelang. Dari puluhan peserta yang mengikuti seleksi, hanya segelintir siswa yang berhasil diterima.

Di sekolah berasrama itu, Sudaryono ditempa dengan pendidikan disiplin yang ketat. Ia sempat merasa minder karena berasal dari keluarga petani, sementara banyak teman seangkatannya berasal dari keluarga berada maupun kalangan militer. Namun, pengalaman tersebut justru membentuk karakter kepemimpinan dan daya juangnya hingga akhirnya lulus sebagai salah satu siswa terbaik.

Baca juga:
GMNI Jember Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Ompreng Program MBG

Raih Beasiswa ke Jepang

Setelah menamatkan pendidikan di Taruna Nusantara, Sudaryono kembali memperoleh beasiswa untuk melanjutkan studi di National Defense Academy of Japan pada periode 2004–2009.

Sekembalinya ke Indonesia, ia dipercaya menjadi asisten pribadi Prabowo Subianto. Pengalaman tersebut menjadi pintu masuk karier politiknya di Partai Gerindra.

Pada 2020, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra. Karier politiknya terus menanjak hingga kemudian terpilih sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.

Sejak memimpin Gerindra Jawa Tengah pada Oktober 2023, Sudaryono aktif melakukan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten, kecamatan, bahkan desa di seluruh Jawa Tengah.

Baca juga:
BGN Hentikan Operasional Puluhan Dapur MBG di Probolinggo Gegara Limbah

Karier Profesional dan Organisasi

Selain aktif di dunia politik, Sudaryono juga memiliki pengalaman panjang di sektor profesional. Ia pernah menjabat sebagai Corporate Secretary Nusantara Energy pada 2014, kemudian dipercaya menjadi CEO Garuda TV pada 2018.

Selanjutnya, ia menjabat CEO PT Nusantara Telematics System sejak 2019 dan Chairman PT Sahabat Sejati Sejahtera Farma mulai 2020.

Di bidang organisasi, Sudaryono juga dipercaya sebagai Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), Ketua Dewan Pembina Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2025–2030, serta Ketua Dewan Pembina DPN Tani Merdeka Indonesia.

Kini, Mas Dar resmi mengemban amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Dengan latar belakang sebagai anak petani, pengalaman profesional, serta kiprah di pemerintahan dan organisasi, ia diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program-program strategis BGN, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.