jatimnow.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan gas bumi sebagai sumber energi yang lebih efisien untuk meningkatkan daya saing usaha.
Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan edukasi bertajuk Sinergi Bersama PGN Area Bojonegoro: Wujudkan UMKM Tangguh, Hemat Energi, dan Berdaya Saing yang digelar di Hotel Eastern Bojonegoro, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan diikuti perwakilan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pelaku usaha laundry, restoran, anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), hingga Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Forum itu menjadi wadah bagi PGN untuk memperkenalkan manfaat gas bumi sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai aspek keselamatan penggunaannya.
Area Head PGN Area Bojonegoro Faishal Arief mengatakan gas bumi menawarkan sejumlah keunggulan bagi pelaku usaha, mulai dari biaya energi yang lebih efisien, pasokan yang stabil, hingga kemudahan operasional. Menurutnya, penggunaan energi yang lebih andal dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat daya saing.
"Kami berterima kasih kepada Disdagkop UM dan Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Bojonegoro yang terus mendorong iklim usaha yang maju serta penggunaan energi berkelanjutan di Bojonegoro," ujar Faishal.
Dukungan terhadap pengembangan jaringan gas bumi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro Yuri Nur Rahmawati menyebut masyarakat menaruh harapan besar terhadap perluasan jaringan gas (jargas) PGN.
Menurut Yuri, keberadaan jargas akan memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pelaku usaha karena mampu menyediakan pasokan energi yang stabil untuk mendukung aktivitas ekonomi.
"Kami berharap jargas semakin diperluas," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, anggota Dewan Asosiasi Laundry Indonesia, Dimas Setiawan, memaparkan prospek bisnis laundry di Bojonegoro. Berdasarkan riset yang dilakukan lebih dari satu tahun, ia menilai potensi pasar di daerah itu lebih besar dibandingkan Lamongan maupun Tuban.
Baca juga:
Pabrik Sepeda di Semarang Gunakan Gas Bumi PGN, Produksi Kian Efisien
Dimas mengatakan pihaknya telah mendampingi lebih dari 300 mitra usaha laundry di berbagai daerah. Penggunaan gas bumi, menurutnya, menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional sehingga biaya usaha dapat ditekan.
"Saya setahun lebih meriset Bojonegoro sebelum membuka usaha laundry di sini. Hasil riset saya menunjukkan potensi Bojonegoro sangat bagus, bahkan dibandingkan Lamongan dan Tuban," ujarnya.
Selain membahas peluang usaha, PGN juga memberikan edukasi mengenai penggunaan gas bumi yang aman.
Sales PGN Area Bojonegoro Eko Suprayitno menjelaskan gas bumi memiliki karakteristik lebih ringan daripada udara sehingga mudah menguap ke atmosfer, telah diberi zat pembau (odorant) agar kebocoran mudah dikenali, serta tergolong ramah lingkungan.
Ia mengingatkan pelanggan untuk menjaga instalasi gas tetap aman dengan memastikan pipa tidak berdekatan dengan sumber api maupun instalasi listrik, menempatkan instalasi di area yang kering dan memiliki ventilasi memadai, serta menjauhkan meter gas dari jangkauan anak-anak.
Baca juga:
PGN Raih Penghargaan GCG 2026, Perkuat Tata Kelola di Tengah Disrupsi AI
Apabila terjadi kebocoran, masyarakat diminta tidak menyalakan api atau peralatan listrik, segera menutup kran gas, membuka pintu dan ventilasi agar sirkulasi udara lancar, kemudian memeriksa sambungan pipa menggunakan air sabun.
"Jika kebocoran terjadi pada sambungan rumah, pelanggan diminta segera menutup kran gas dan menghubungi Pertamina Call Center 135 atau layanan WhatsApp PGN untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ungkap Eko.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Ketua IWAPI Bojonegoro Sri Artiningsih mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pemanfaatan gas bumi yang tidak hanya diperuntukkan bagi rumah tangga, tetapi juga dapat dimanfaatkan pelaku UMKM dan industri.
Menurutnya, penggunaan gas bumi berpotensi membantu pelaku usaha mengurangi beban operasional karena lebih hemat, praktis, tersedia sepanjang waktu, sekaligus lebih ramah lingkungan.
URL : https://jatimnow.com/baca-86145-pgn-area-bojonegoro-ajak-umkm-beralih-ke-gas-bumi-demi-efisiensi