jatimnow.com - PT Pertamina Gas (Pertagas) Operation East Java Area (OEJA) memperingati Hari Anak Nasional 2026 dengan melatih mitigasi bencana bagi pelajar sekolah dasar.
Melalui Program Kencana Si Udin (Kenali Bencana Sejak Usia Dini), perusahaan membekali keterampilan evakuasi darurat kepada 55 siswa SDN 40 Gresik pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan ini menyasar sekolah yang berada di sekitar jalur pipa gas perusahaan. Tim HSSE Pertagas OEJA bersama Relawan Edukasi Bencana Starside Edu merancang simulasi interaktif melalui empat pos utama.
Siswa mempelajari penanganan tas darurat, mitigasi banjir, evakuasi gempa, hingga tata ruang aman. Selain itu, anak-anak dan guru mempraktikkan langsung teknik pemadaman api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan serta selimut api.

Kepala SDN 40 Gresik, Nurhayati, menyambut positif inisiatif tersebut. Menurutnya, program ini memberi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat budaya keselamatan di sekolah maupun rumah.
"Edukasi ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi para siswa," ujar Nurhayati.
Baca juga:
Panen Melon 1,7 Ton di Tanggulangin, Pertagas OEJA Perkuat Ketahanan Pangan
External Relation East Regional II Pertamina Gas, Adhelia Hasri Miracahyani, menyatakan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam operasional perusahaan. Perusahaan ingin memastikan hak anak terpenuhi untuk belajar di lingkungan yang aman.
"Melalui Program Kencana Si Udin kami ingin membekali anak-anak dengan pengetahuan, keterampilan, dan keberanian dalam menghadapi kondisi darurat," tutur Adhelia.
Selain pelatihan evakuasi, Pertagas OEJA menyalurkan bantuan fasilitas kesehatan berupa kotak P3K untuk sepuluh ruang kelas, ruang UKS, dan ruang guru.
Baca juga:
Petrokimia Gresik Optimistis Produksi Pupuk 2023 Bisa Optimal
Perusahaan juga melengkapi fasilitas UKS dengan ranjang pasien, alat ukur tinggi badan, timbangan, serta lemari penyimpanan.
Langkah ini memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada pilar sosial.
Program tersebut turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya bidang kesehatan, pendidikan berkualitas, dan komunitas berkelanjutan.