Pixel Code jatimnow.com

Gelombang 2,5 Meter Intai Perairan Jatim pada 31 Juli - 3 Agustus

Editor : Dadang Kurnia  
Gelombang tinggi (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)
Gelombang tinggi (ilustrasi). (Foto: Gemini AI)

jatimnow.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya baru saja mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut tinggi dan angin kencang.

Berdasarkan data infografis resmi, peringatan kewaspadaan maritim ini berlaku selama empat hari, terhitung mulai 31 Juli 2026 hingga 3 Agustus 2026.

Dari tinjauan kondisi sinoptik, BMKG memprakirakan kondisi cuaca di daerah perairan umumnya cerah berawan. Namun, potensi bahaya datang dari hembusan angin yang terpantau cukup kencang.

Angin secara umum bertiup dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan maksimum mencapai 25 knot atau setara dengan 50 km/jam. Dorongan angin berkecepatan tinggi inilah yang memicu peningkatan elevasi ombak di laut.

Baca juga:
Dampak New Moon, Banjir Rob Ancam Pesisir Jatim 12-18 Juni 2026

Tingginya kecepatan angin tersebut diprediksi akan membangkitkan gelombang laut dengan kategori sedang, yakni setinggi 1,25 meter hingga 2,5 meter.

BMKG merilis daftar 17 wilayah perairan di Jawa Timur dan sekitarnya yang berpeluang mengalami gelombang tersebut. Meliputi Perairan Masalembo, Bawean bagian utara, Tuban, Lamongan, Gresik bagian utara, Bangkalan bagian utara, Sampang bagian utara, Pamekasan bagian utara, Sumenep bagian utara, Kepulauan Sapudi bagian utara dan bagian selatan, Kep. Kangean bagian utara, bagian timur dan bagian selatan, Situbondo bagian barat dan bagian timur, serta Selat Bali bagian utara.

Baca juga:
Gelombang Tinggi Setinggi 4 Meter Diprakirakan Terjadi di Jatim 3 Hari ke depan

Masyarakat pesisir dan para nelayan tradisional disarankan untuk selalu menunda aktivitas melaut apabila kondisi cuaca dan gelombang menunjukkan peningkatan bahaya, serta terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim melalui kanal resmi BMKG.