Pixel Code jatimnow.com

Golkar Lamongan Perkuat Konsolidasi Akar Rumput demi Target Besar di Pemilu 2029

Editor : Yanuar D  
Ketua Golkar Jatim saat memberikan keterangan terkait Rakerda Golkar Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).
Ketua Golkar Jatim saat memberikan keterangan terkait Rakerda Golkar Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com).

jatimnow.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lamongan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) untuk menyusun kekuatan ditingkat akar rumput. Rakerda sekaligus pelantikan Pimpinan Kecamatan se-Kabupaten Lamongan ini diharapkan menjadi langkah awal suksesnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi menyampaikan bahwa pelantikan pengurus tingkat kecamatan menunjukan mesin partai sudah berjalan dan bergerak sesuai rencana.

“Organisasi itu harus ada perencanaan. Fungsinya adalah menyatukan pikiran, sehingga seluruh mesin partai mulai dari kabupaten, kecamatan sampai desa menyatukan pikiran, rencana, target-target politik, dan bagaimana menggerakkan mesin partai,” ujarnya saat menghadiri Rakerda di Gor Lamongan, Senin (3/8/2026).

Ia menargetkan mesin Partai Golkar Lamongan dapat bekerja secara maksimal sehingga mampu meraih kursi legislatif sebanyak-banyaknya. 

Ali Mufthi menekankan selain menyiapkan diri pada kontestasi pilkada, Golkar Lamongan diminta memperioritaskan pemilu 2029.

Baca juga:
Incar Suara Pemilih Pemula, PDIP Jember Lantik Ratusan Pengurus PAC Milenial

“Intinya Pak Ujik (Ketua Golkar Lamongan) harus sukses pemilu dulu. Setelah pemilu sukses, kita fokus pilkada,” katanya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lamongan, Ujik Silvian Effendi, mengungkapkan pihaknya memiliki target besar pada pemilu 2029.

Baca juga:
Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

“Untuk maju nanti tergantung rekomendasi dari Pak Ketua DPD, harapan saya Golkar berjaya, kursi 12,” kata Ujik.

Untuk mencapai target tersebut, kata Ujik, konsolidasi akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.