jatimnow.com – Menjelang puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) resmi menetapkan masa siaga kelistrikan pada 16-18 Agustus 2026.
Langkah krusial ini diambil guna memastikan keandalan infrastruktur transmisi agar masyarakat dapat merayakan momen kemerdekaan dengan aman dan nyaman tanpa gangguan listrik.
General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menegaskan bahwa seluruh jajarannya akan bersiaga 24 jam penuh selama periode tersebut.
“Kami memastikan seluruh aspek kesiapan, mulai dari personel, instalasi, peralatan pendukung hingga material cadangan, telah dipersiapkan secara optimal. Selama masa siaga, seluruh petugas akan bekerja ekstra untuk memastikan infrastruktur transmisi dalam kondisi aman dan andal,” ujar Ika, Minggu (16/8/2026).
Untuk menjangkau seluruh wilayah Jawa Timur dan Bali, PLN UIT JBM mengerahkan sebanyak 1.452 personel yang disebar di 22 Posko Siaga. Para petugas ini memikul tanggung jawab krusial untuk melakukan pemeriksaan, pemeliharaan, serta memastikan seluruh instalasi transmisi berada dalam kondisi prima.
Baca juga:
Libur Panjang HUT ke-81 RI, Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Capai 140 Ribu
Tidak hanya mengandalkan tenaga manusia, kesiapan PLN juga ditopang oleh mobilitas berbagai peralatan berat dan pendukung untuk merespons kondisi darurat secara cepat. Rincian armada siaga tersebut meliputi 12 unit Crane, 8 unit Manlift, 15 unit Quick Response, 7 unit DC Mobile, 4 unit Trafo Mobile, 3 unit Emergency Restoration System (ERS) Tower, 1 unit HV Test, dan 1 unit Online Washer.
Selain itu, ketersediaan material cadangan telah disebar di lokasi-lokasi strategis yang mudah diakses guna mempercepat proses pemulihan apabila terjadi kegagalan sistem atau peralatan.
Ika Sudarmaja menambahkan bahwa keandalan sistem kelistrikan tidak murni bergantung pada kesiapan internal PLN semata, melainkan juga sangat membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Pihaknya menggarisbawahi bahwa gangguan transmisi kerap kali dipicu oleh faktor eksternal.
Baca juga:
Tembus Belasan Ribu Pendaftar, Gerak Jalan Tajemtra 2026 Siapkan Total Hadiah Rp200 Juta
Oleh karena itu, PLN UIT JBM terus menggencarkan sosialisasi dan berkoordinasi secara intensif dengan aparat penegak hukum serta pemerintah daerah untuk mensterilkan ruang bebas jaringan transmisi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keandalan listrik. Hindari menerbangkan layang-layang, balon udara, drone, atau benda apa pun di sekitar jaringan transmisi. Hal sederhana yang dilakukan masyarakat dapat memberikan dampak besar dalam mencegah gangguan dan pemadaman,” imbau Ika.