Pixel Code jatimnow.com

Peternak di Blitar Raya Kirim Bantuan 8,8 Ton Telur Untuk Korban Bencana NTT

Editor : Bramanta  
Peternak telur di Blitar Raya saat memberangkatkan bantuan untuk korban bencana NTT. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)
Peternak telur di Blitar Raya saat memberangkatkan bantuan untuk korban bencana NTT. (Foto: Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tekanan pasar dan ketidakpastian harga tak menyurutkan niat para peternak ayam petelur di Blitar Raya untuk melakukan aksi sosial. Sebanyak 14 koperasi peternak mandiri bersatu menggalang aksi kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan yang digalang berupa uang tunai dan telur. Bila dikonversikan, total donasi dari 14 koperasi tersebut setara dengan 8,8 ton atau hampir 9 ton telur.

Koordinator Rumah Kebersamaan Peternak Layer Mandiri BKT NT sekaligus Ketua Koperasi BPKB, Eti Marlina, mengungkapkan bahwa kepedulian sosial harus tetap menyala meski kondisi usaha di tingkat peternak belum sepenuhnya pulih.

"Kami memang sedang menghadapi masa sulit. Tapi apa pun kondisinya, jiwa sosial kami tetap terpanggil. Sebanyak 14 koperasi di Blitar Raya bersama-sama bersedekah untuk saudara-saudara kita yang terdampak gempa di NTT," ujar Eti, Selasa (25/8/2026).

Eti berharap pasokan nutrisi ini mampu menyokong kebutuhan pangan warga terdampak, khususnya anak-anak dalam pemulihan gizi pascabencana.

Baca juga:
Kompor Lupa Dimatikan, Kios di Istana Gebang Blitar Terbakar

Aksi solidaritas ini bukan hal baru bagi ekosistem peternak Blitar. Sebelumnya, mereka rutin menggelar program sosial seperti pembagian 1 juta butir telur gratis hingga menggelar operasi pasar eceran demi menyediakan bahan pangan murah bagi masyarakat.

Di sisi lain, kondisi on-farm di tingkat kandang mulai menunjukkan angin segar. Harga telur ayam ras yang sempat terpuruk di bawah Rp20.000/kg kini berangsur naik ke kisaran Rp21.000 hingga Rp21.500/kg.

Meski begitu, para peternak masih berharap harga dapat menyentuh Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah, agar usaha peternakan rakyat bisa bertahan dalam jangka panjang.

Baca juga:
Makam di Blitar Dibongkar Orang Tak Dikenal, Diduga Untuk Pesugihan

"Hari ini kami berdonasi bersama. Harapan kami harga telur segera membaik menuju HAP, mohon doanya dari semua pihak agar industri perunggasan makin kondusif dan peternak lokal bisa terus bertahan," pungkasnya.