Pixel Code jatimnow.com

Sebulan Jelang Moto GP Indonesia, Kesiapan Sirkuit Mandalika Capai 80 Persen

Editor : Bramanta   Reporter : Avirista Midaada
Dirut Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola saat konferensi pers di Malang (Foto : Aris/jatimnow.com)
Dirut Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola saat konferensi pers di Malang (Foto : Aris/jatimnow.com)

jatimnow.com - Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola menyebut persiapan Indonesia menggelar Moto GP sudah 80 persen. Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), dijadwalkan menjadi penyelenggara seri 18, dari 22 seri penyelenggaraan ajang balap motor bergengsi internasional.

"Persiapannya sudah hampir 70 - 80 persen. Kita lebih memfokuskan kepada sirkuit," ujarnya saat Road To Pertamina Grand Prix of Indonesia di Kota Malang, Senin (31/8/2026).

Ananda Mikola memastikan sirkuit Mandalika siap dan tak terkena dampak Gempa yang berpusat di Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa pekan lalu. Pihaknya juga sudah menyiapkan sarana prasarana penunjang sirkuit dan area di sekitarnya jelang gelaran Moto GP Indonesia, yang berlangsung pada 9 - 11 Oktober 2026 mendatang.

"Alhamdulillah sirkuit masih dalam keadaan yang baik dan aman," ucap pria berusia 46 tahun ini.

Perekrutan volunteer atau relawan penyelenggara Moto GP Seri Indonesia yang sempat membludak hingga terjadi antrian juga disebut sudah selesai. Menurutnya, ada sebanyak 2.500 volunteer yang akan dipilih untuk penyelenggaraan Moto GP, volunteer itu meliputi keamanan, pengendali massa atau crowd control, cleaning service, media center, ticketing, hingga marshall yang bertugas di tepi sirkuit.

"Di hari pertama kita tidak sangka begitu hanyak volunteer yang hadir, karena memang di tahun sebelumnya di hari pertama itu tidak sampai seribu. Di tahun ini di hari pertama itu hampir dua ribu," tutur mantan pebalap nasional ini.

Rencananya proses perekrutan volunteer akan dilanjutkan interview yang berlangsung sejak 24 - 31 Agustus 2026, dengan menyesuaikan mekanisme antrean, pengaturan alur peserta, serta koordinasi di lapangan untuk meningkatkan kapasitas dan kelancaran proses seleksi.

Baca juga:
Sapuangin XI Evo 3 ITS Siap Lanjutkan Tradisi Juara di Mandalika

"Kami berkomitmen melakukan upaya terbaik terhadap pelaksanaan proses interview dan memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan secara lebih terstruktur, tertib, serta tetap memperhatikan kenyamanan seluruh peserta," terangnya.

Ananda Mikola menargetkan optimis kenaikan penonton pada gelaran Moto GP Indonesia 2026 ini. Selain faktor pebalap lokal di kelas Moto 2 Mario Aji dan Moto 3 Veda Ega Pratama, yang tampil impresif, pembatasan harga akomodasi hotel oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat, juga jadi alasannya.

"Target penonton 150 ribu, tahun lalu 145 ribu, tahun ini targetnya 150 ribu, karena tribun kita memang kapasitasnya cuma 31 ribu, VIP-nya sekitar 10 ribuan Jadi memang dengan total penonton 140-150 ribu itu sudah maksimal," ucapnya.

Baca juga:
Antasena Alpha Siap Melesat di Sirkuit Mandalika Ajang Shell Eco Marathon Asia 2023

Persiapan maksimal itu diharapkan mampu menular kepada peforma dua pembalap Indonesia. Tapi diakuinya perlu kerja keras ekstra yang dilakukan dua pebalap asal Indonesia demi meraih podium di rumah sendiri.

"Kita semua tahu bahwa persaingan Moto GP ini juga berat.Tapi ya saya optimis Mario dan Veda bisa mencapai hasilnya maksimal," tandasnya.

Sebagai informasi, Seri Moto GP Indonesia akan diadakan di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 9 - 11 Oktober 2026. Gelaran balap internasional itu akan diikuti sebanyak 22 pebalap MotoGP, 28 pebalap Moto2, dan 26 pebalap Moto3.