jatimnow.com - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Surabaya Karimunjawa mendorong pekerja mulai mempersiapkan kesejahteraan finansial sejak masih aktif bekerja. Edukasi tersebut disampaikan kepada sekitar 30 guru dan karyawan Yayasan Paratha Bhakti dalam rangka Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026, Selasa (8/9/2026).
Kegiatan tidak hanya membahas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai perencanaan masa pensiun. Pekerja diperkenalkan dengan manfaat Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP) sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa Ryan Gustaviana mengatakan, literasi keuangan dan pensiun penting agar pekerja memahami manfaat perlindungan yang dimiliki sekaligus memiliki persiapan menghadapi masa setelah berhenti bekerja.
“Literasi keuangan dan literasi pensiun menjadi hal yang penting bagi setiap pekerja. Dengan memahami program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun, pekerja dapat mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” ujar Ryan.
Menurut dia, jaminan sosial ketenagakerjaan tidak sebatas memberikan perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko selama bekerja. Program tersebut juga dapat menjadi bagian dari perencanaan kesejahteraan dalam jangka panjang.
“Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya tentang menghadapi risiko saat bekerja, tetapi juga bagian dari perencanaan kesejahteraan jangka panjang,” katanya.
Dalam sosialisasi, BPJS Ketenagakerjaan turut mengenalkan layanan digital melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). Peserta dapat memanfaatkan aplikasi tersebut untuk memperoleh informasi sekaligus mengakses berbagai layanan tanpa harus selalu mendatangi kantor cabang.
Baca juga:
Harpelnas 2026 di Surabaya, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat PEKA
Salah satu layanan yang diperkenalkan adalah pengajuan klaim JHT melalui JMO. Dengan layanan digital tersebut, peserta dapat mengurus klaim secara lebih praktis melalui perangkat yang dimiliki.
BPJS Ketenagakerjaan juga menjelaskan Manfaat Layanan Tambahan (MLT), terutama fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta melalui bank penyalur. Fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk manfaat tambahan yang dapat dimanfaatkan pekerja untuk memenuhi kebutuhan hunian.
Selain itu, peserta mendapat informasi mengenai Program Sertakan. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk dengan mendorong berbagai pihak ikut mengajak pekerja yang belum terlindungi agar menjadi peserta.
Baca juga:
Harpelnas 2026, Santunan BPJSTK Bantu Ahli Waris Bangkit Berusaha
Ryan menilai kemudahan akses layanan digital juga berperan dalam meningkatkan pengalaman peserta. Informasi dan layanan yang tersedia melalui JMO diharapkan membuat peserta dapat mengakses kebutuhan administrasi BPJS Ketenagakerjaan dengan lebih cepat dan praktis.
Melalui kegiatan BLK 2026 di Yayasan Paratha Bhakti, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Karimunjawa menegaskan pentingnya membangun kesadaran pekerja terhadap perlindungan sosial sekaligus perencanaan finansial sejak dini.
Upaya edukasi tersebut diharapkan membuat pekerja tidak hanya lebih siap menghadapi berbagai risiko selama masa kerja, tetapi juga memiliki gambaran yang lebih baik mengenai kesejahteraan setelah memasuki masa pensiun.
URL : https://jatimnow.com/baca-87403-bulan-literasi-keuangan-2026-bpjs-ketenagakerjaan-edukasi-pensiun