Pixel Code jatimnow.com

5 Calon Rektor UINSA Terbaik Hasil Penilaian Senat, Ini Daftarnya

Editor : Ni'am Kurniawan   Reporter : Fatkhur RIzky
Gedung Rektor UINSA (foto: Uinsa)
Gedung Rektor UINSA (foto: Uinsa)

jatimnow.com - Senat Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menggelar rapat tertutup untuk memberikan pertimbangan kualitatif calon Rektor UINSA 2026-2030, Rabu (7/9/2026).

Rapat digelar lebih dari 6 jam di gedung Greensa In Training Center di Jalan Raya Juanda Sidoarjo. Rapat dihadiri sebagian besar anggota senat yakni 79 anggota dari total 82 anggota senat.

Dalam rapat dilakukan pemaparan para calon lalu dilanjutkan dengan penilaian kualitatif dengan menggunakan skor.

Penilaian kualitatif itu sendiri memiliki beberapa indikator, antara lain moralitas, kepemimpinan, manajerial, kompetensi akademik, dan jaringan kerja sama.

Ketua Senat UINSA Prof Ali Aziz enggan mengungkap hasil skoring karena rapat bersifat tertutup. "Karena rapat tertutup, hasilnya tidak kami publikasi. Tapi semua anggota senat sudah mengetahui karena skoring dilakukan terbuka," katanya.

Lebih dari 2 sumber peserta rapat membocorkan 5 nama dengan skor tertinggi dari hasil rapat tersebut. Lima nama dengan skor tertinggi.

Tanpa menyebut angka skor, kelima nama berdasarkan skor tertinggi yakni, 

- Prof. Dr. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D, 

- Prof. Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag.

- Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D.

- Prof. Dr. Achmad Muhibin Zuhri, M.Ag.

- Prof. Dr. Khoirun Niam, M.Ag.

Irjen Kemenag Khairunnas yang memantau langsung rapat tertutup menyebut pertimbangan kualitatif bagian dari proses dan mekanisme penjaringan dan pengangkatan Rektor. 

Sesuai dengan regulasi yang berlaku, Peraturan Menteri Agama nomor 68 tahun 2015 yang disempurnakan dengan Peraturan Menteri Agama nomor 17 tahun 2021 dan perubahan kedua Peraturan Menteri Agama nomor 4 tahun 2022 tentang pengangkatan dan pemberhentian rektor.

"Hasil ini nanti akan diserahkan kepada Menteri Agama. Menteri akan menyerahkan ini kepada tim komisi seleksi. Dari hasil seleksi Komsel akan diserahkan tiga besar kepada Menteri Agama. Pak Menteri lalu punya kewenangan untuk memilih dari tiga yang diserahkan," ujarnya.

Seperti diketahui, ada 15 pendaftar calon rektor UINSA periode 2026-2030. Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor sudah memastikan bahwa ke-15 calon rektor sudah memenuhi persyaratan administrasi.

Ke-15 nama guru besar pendaftar calon rektor UIN yang dinyatakan lolos seleksi administrasi adalah : 

1. Prof Wahidah Zein Br Siregar, Dra., MA., Ph.D.

Baca juga:
Akh Muzakki Resmi Diberhentikan Kemenag, Amien Suyitno Jadi Plt Rektor UINSA

2. Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D.

3. Prof. Dr. H. Mohammad Thohir, S.Ag., M.Pd.

4. Prof. Dr. Hj. Titik Triwulan, M.H.

5. Prof. Dr. Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D.

6. Prof. Dr. Abdul Chalik, M.Ag. 

7. Prof. Dr. Khoirun Niam, M.Ag.

8. Prof. Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag.

9. Prof. Dr. Hj. Zumrotul Mukaffa, M.Ag

10. Prof. Dr. Siti Warjiyati, S.H., M.H.

Baca juga:
Muzakki Mengundurkan Diri Sebagai Rektor UINSA, Mahasiswa Minta Bukti Resmi

11. Prof. Dr. Rubaidi, M.Ag.

12. Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag.

13. Prof. Dr. H. Mohammad Kurjum, M.Ag.

14. Prof. Dr. Achmad Muhibin Zuhri, M.Ag.

15. Prof. Drs. H. Nur Kholis, M.Ed.Admin., Ph.D.

4 dari 15 pendaftar calon rektor adalah pendaftar baru, yang tidak ikut pada seleksi tahap awal. Sedangkan 11 lainnya tercatat juga ikut dalam seleksi tahap awal.

Keempat pendaftar baru tersebut yakni, Prof Wahidah Zein Br Siregar, Dra., MA., Ph.D., Prof. Abdul Kadir Riyadi, Ph.D., Prof. Dr. H. Mohammad Thohir, S.Ag., M.Pd., dan Prof. Dr. Hj. Titik Triwulan, M.H.

Pemilihan ulang rektor UINSA digelar menyusul mundurnya Akh Muzakki sebagai rektor periode 2026-2030 karena desakan aksi mahasiswa yang berujung penyegelan kampus beberapa waktu terakhir.