jatimnow.com - Derby Jatim Championship 2026/2027 yang mempertemukan Persela Lamongan kontra Deltras FC berakhir imbang dengan skor 1 - 1.
Sejak kick off babak pertama, pertandingan berlangsung sengit, kedua tim saling jual beli serangan.
Meski begitu, Persela Lamongan tampil sedikit lebih unggul dengan dominasi jalanya pertandingan pada babak pertama.
Sampai pada menit ke 37, pelanggaran keras dilakukan pemain Deltras I Komang Ananta Krisna kepada Hambali Tolib hingga diganjar kartu merah.
Bermain dengan 10 pemain, Deltras bermain dibawah tekanan skuad Laskar Joko Tingkir. Sejumlah peluang berhasil diciptakan Persela namun sayang belum bisa dikonfersi menjadi gol.
Masuknya Kushedya Heri Yudo menggantikan Rizki Putra Utomo merubah pola permainan Persela.
Menjelang turun minum, aksi individu Yudo berhasil memaksa pemain bertahan Deltras membuat kesalahan dengan melakukan tekel keras pada menit 51.
Hadiah penalti berhasil dieksekusi oleh Juninco Junior, skor berubah 1-0 untuk keunggulan Persela.
Keunggulan jumlah pemain dan skor sementara tak dapat dimanfaatkan Persela. Di babak kedua Deltras justru tampil habis-habisan.
Kemenangan Persela sirna didepan mata usai gol penyama kedudukan Deltras berhasil dicetak Achmad Dwi pada menit ke 87 memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persela.
Baca juga:
Derby Jatim, Persela Lamongan Bermbisi Kudeta Puncak Klasmen dari Deltras FC
Gol tersebut menggagalkan misi Persela untuk mengkudeta posisi puncak klasmen sekaligus memutus catatan clean sheet tanpa kebobolan Persela dalam empat laga beruntun.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti menilai jika anak asuhnya sudah bermain bagus meski harus kecolongan gol di akhir pertandingan.
"Pasti kecewa, karena kita masih ready mereka juga kurang orang. Tapi ini bukan akhir, memang kita target memenangkan pertandingan tapi kita bernyuskur tetap dapat 1 poin," ungkapnya, Minggu (11/10/2026).
Bima Sakti mengakui anak asuhnya kehilangan konsentrasu setelah mencetak gol. Kondisi itu membuat Deltras mendapatkan ruang untuk melancarkan serangan hingga menghasilkan gol penyeimbang.
“Setelah gol penalti tadi, kami agak sedikit kendor. Padahal, kami bermain di kandang dan mereka kekurangan pemain. Otomatis kami harus lebih menekan,” ujarnya.
Baca juga:
Kalahkan Barito Putera, Persela Lamongan Catat Kemenangan 4 Laga Beruntun
Sementara itu, pelatih Deltras, Leonard Tupamahu, bersyukur timnya mampu mencuri satu poin meski harus bermain dengan 10 pemain dan tertinggal lebih dahulu.
“Setelah mendapat kartu merah dan tertinggal lewat penalti, pilihan yang paling masuk akal adalah bertahan sambil mengandalkan serangan balik. Puji Tuhan, kami bisa mendapatkan gol pada menit-menit akhir,” katanya.
Hasil imbang tersebut membuat Deltras tetap memimpin klasemen sementara Championship dengan 13 poin. Persela membayangi di posisi kedua dengan 12 poin, sehingga persaingan kedua tim di papan atas masih berlangsung ketat.
Persela selanjutnya dijadwalkan menghadapi RANS Nusantara pada tanggal 17 Oktober mendatang, sedang Deltras FC akan menjamu Persis Solo pada tanggal 18 Oktober.
URL : https://jatimnow.com/baca-88220-kebobolan-menit-akhir-persela-lamongan-gagal-kudeta-deltras-sidoarjo