Pixel Code jatimnow.com

Heboh! Rumah di Lamongan Kibarkan Bendera Israel dan Dinding Bergambar Iluminati

Editor : Yanuar D   Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Rumah di Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, yang memasang bendera Israel. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Rumah di Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, yang memasang bendera Israel. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah rumah di Desa Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, mendadak menjadi perbincangan setelah diketahui mengibarkan bendera Israel. Dinding teras rumah tersebut juga dipenuhi gambar menyerupai simbol iluminati dan simbol-simbol paham transnasional.

Menurut penuturan warga setempat, Yeny, pemilik rumah dikenal dengan nama Gus Basid. Ia disebut memiliki garis keturunan kiai dari sang ayah yang berasal dari Krian, Sidoarjo.

“Ya, begitu kesehariannya. Suka melukis, mencoret-coret, tetapi seperti orang biasa. Dia tidak meresahkan, diajak ngomong juga nyambung,” kata Yeny, Selasa (20/10/2026).

Sementara itu, pemerintah desa menurunkan bendera Israel yang terpasang di bagian depan dan samping rumah. Coretan pada dinding juga ditutup menggunakan cat.

Baca juga:
AJI dan PFI Surabaya Kecam Pembajakan Kapal Global Sumud oleh Israel

Penjabat (Pj) Kepala Desa Made, Suryo, menyebut kejadian serupa sebenarnya bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, warga juga pernah menurunkan kain tersebut saat melaksanakan kerja bakti sekaligus membersihkan halaman rumah yang bersangkutan.

“Kita melaksanakan penurunan bendera karena sudah ramai dan mungkin sudah viral di media sosial,” katanya.

Baca juga:
FJN Minta Prabowo Turun Tangan Bebaskan Jurnalis RI di Israel

Selama ini, pemilik rumah disebut tidak pernah mengamuk atau menyerang warga. Karena itu, pemerintah desa memilih pendekatan persuasif dengan menurunkan bendera tersebut agar tidak memicu keresahan yang lebih luas.

“Kalau mengamuk tidak pernah. Orangnya lebih cenderung diam dan menyampaikan lewat tulisan-tulisan, mungkin karena kondisi gangguan jiwa tersebut,” katanya.