Pixel Code jatimnow.com

World Polio Day 2026, Wanita Babak Belur dan Rehabilitasi Makam Mbah Lamong

Editor : Bramanta  
Rotary Clubs of East Java merangkul Pemerintah Kota Surabaya dan UNICEF menggelar peringatan World Polio Day 2026. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)
Rotary Clubs of East Java merangkul Pemerintah Kota Surabaya dan UNICEF menggelar peringatan World Polio Day 2026. (Foto: Ali Masduki/jatimnow.com)

jatimnow.com - Peringatan World Polio Day 2026 di Surabaya menarik minat pembaca. Ancaman kelumpuhan permanen akibat virus polio masih membayangi anak-anak bila orang tua abai menuntaskan jadwal imunisasi dasar. Sitti Sulaiha, seorang perempuan, ditemukan pingsan dengan kondisi babak belur di kawasan kebun pinus Dusun Panggung Pinang, Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Jember. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan merehabilitasi Makam Mbah Lamong atau Tumenggung Surajaya sebagai upaya melestarikan cagar budaya dan sejarah daerah.

Redaksi merangkum berita pilihan pembaca sebagai berikut:

Peringati World Polio Day 2026, Rotary Ajak Warga Surabaya Waspada

Ancaman kelumpuhan permanen akibat virus polio masih membayangi anak-anak bila orang tua abai menuntaskan jadwal imunisasi dasar. Menyikapi risiko nyata tersebut, Rotary Clubs of East Java merangkul Pemerintah Kota Surabaya dan UNICEF menggelar peringatan World Polio Day 2026 di Atrium Lantai 1 Ciputra World Surabaya, Minggu (25/10/2026).

Baca juga:
Guyur Ratusan Juta Liter BBM, TJSL di Ponpes Sunan Drajat, Manfaat MLT

Wanita di Jember Babak Belur Dihajar Kenalan Facebook, Motor dan Perhiasan Raib

Sitti Sulaiha, seorang perempuan, ditemukan pingsan dengan kondisi babak belur di kawasan kebun pinus Dusun Panggung Pinang, Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Jember. Sepeda motor, handphone, serta perhiasan emas miliknya dilaporkan hilang setelah dia bertemu dengan seorang pria yang baru dikenalnya melalui Facebook.

Baca juga:
Harga Sembako, Perampok Toko Emas dan Program Prioritas Lamongan

Makam Mbah Lamong di Lamongan Direhabilitasi dengan Anggaran Rp191 Juta

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan merehabilitasi Makam Mbah Lamong atau Tumenggung Surajaya sebagai upaya melestarikan cagar budaya dan sejarah daerah. Saat ini, proses pembangunan memasuki tahap pemasangan cungkup dengan progres pengerjaan mencapai 50 persen.