Pixel Code jatimnow.com

Berawal dari Jual Pulsa, Rahmansya Kembangkan Agen BRILink hingga Punya Tiga Karyawan

Editor : Tim Jatimnow   Reporter : Ali Masduki
Rahmansya mengembangkan Agen BRILink di Gresik dengan dukungan KUR BRI hingga membuka lapangan kerja bagi tiga orang. (Foto/jatimnow.com)
Rahmansya mengembangkan Agen BRILink di Gresik dengan dukungan KUR BRI hingga membuka lapangan kerja bagi tiga orang. (Foto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berawal dari berjualan pulsa dan aksesori telepon seluler, Muhammad Rahmansya Al Fany berhasil mengembangkan usahanya menjadi Agen BRILink di Kelurahan Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Berkat dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI, bisnisnya kini melayani beragam transaksi keuangan masyarakat sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi tiga warga sekitar.

Sebelum merintis layanan keuangan, Rahmansya lebih dulu mengandalkan usaha konter pulsa dan aksesori ponsel. Pelanggannya cukup ramai, tetapi ia menyadari ada kebutuhan konsumen yang belum bisa dipenuhi, terutama layanan tarik tunai dan pembayaran berbagai transaksi perbankan.

Peluang mengembangkan bisnis datang ketika seorang tenaga pemasaran BRILink BRI Domas berkunjung ke tokonya. Ia menawarkan kemitraan sebagai Agen BRILink untuk melengkapi layanan yang sudah tersedia.

Rahmansya sempat mempertimbangkan tawaran itu karena terbentur keterbatasan modal. Namun, setelah berdiskusi dengan petugas BRI, ia mengetahui adanya fasilitas pinjaman yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan operasional agen.

"Awalnya saya hanya berjualan pulsa dan beberapa aksesori HP. Usaha sudah cukup ramai, tetapi banyak pelanggan yang bertanya apakah bisa tarik tunai atau melakukan pembayaran lainnya. Saat itu saya hanya bisa menjawab belum bisa," ujar Rahmansya, Kamis (5/11/2026).

Kesempatan itu akhirnya ia ambil. Rahmansya mulai menjalankan usaha Agen BRILink meski pada awalnya transaksi belum begitu ramai karena masyarakat belum banyak mengenal layanan yang ditawarkan.

Ia pun aktif memperkenalkan layanan tersebut kepada warga. Seiring waktu, jumlah pelanggan bertambah dan kepercayaan masyarakat mulai terbentuk.

Tokonya yang semula hanya dikenal sebagai konter pulsa kini menjadi tempat warga memenuhi berbagai kebutuhan transaksi keuangan.

Untuk memperkuat operasional bisnis, Rahmansya memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Pinjaman yang diperolehnya digunakan sebagai tambahan modal kerja, terutama untuk menjaga ketersediaan dana dalam melayani transaksi pelanggan.

Modal yang cukup menjadi salah satu penopang penting bagi usaha keagenan perbankan. Agen BRILink harus memiliki dana operasional memadai agar bisa memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat, termasuk ketika pelanggan membutuhkan uang tunai.

Baca juga:
BRI Region 13 Malang Perkuat Sinergi melalui Kopdar BRILinkers

Rahmansya juga mengoptimalkan sejumlah layanan digital BRI untuk mendukung aktivitas usahanya. Ia memanfaatkan QRIS BRI untuk menerima pembayaran nontunai, BRImo untuk membantu transfer dan pengecekan transaksi, serta mesin EDC BRILINK bagi pelanggan yang ingin menggunakan kartu.

Kombinasi layanan tersebut memberikan lebih banyak pilihan transaksi bagi pelanggan. Proses pelayanan pun menjadi lebih praktis karena masyarakat tidak selalu harus mengandalkan pembayaran menggunakan uang tunai.

Pertumbuhan bisnis Rahmansya juga membawa manfaat bagi lingkungan tempat tinggalnya. Saat ini, ia telah mempekerjakan tiga orang karyawan yang berasal dari tetangga sekitar.

Kehadiran mereka membantu menjaga kelancaran pelayanan, terutama ketika jumlah transaksi meningkat maupun saat kantor bank tutup pada hari libur.

"Cukup lumayan, sekarang saya memiliki tiga karyawan dari tetangga terdekat. Mereka membantu melayani transaksi masyarakat, terutama pada hari-hari ketika bank libur," katanya.

Bagi Rahmansya, mengembangkan Agen BRILink bukan semata-mata tentang memperbesar keuntungan usaha. Ia ingin kehadiran bisnisnya bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan transaksi perbankan tanpa harus menempuh perjalanan ke kantor bank.

Baca juga:
Kisah Agen BRILink di Tulungagung yang Kini Tembus Rp100 Juta per Hari

Keinginan memperluas manfaat usaha juga menjadi alasan Rahmansya menyiapkan rencana pengembangan bisnis. Ke depan, ia berambisi membuka sejumlah cabang Agen BRILink, terutama di wilayah yang lokasinya relatif jauh dari kantor bank.

Dengan memperluas jangkauan layanan, ia berharap semakin banyak masyarakat bisa mengakses transaksi keuangan secara lebih dekat, aman, dan cepat.

"Untuk langkah ke depan, saya ingin membuka cabang di berbagai daerah yang jauh dari kantor bank. Harapannya, saya bisa membantu orang-orang di sekitar untuk melakukan transaksi dengan aman dan cepat," tutur Rahmansya.

Perjalanan Rahmansya memperlihatkan bagaimana usaha sederhana bisa berkembang ketika mampu membaca kebutuhan masyarakat.

Dari konter pulsa, ia membangun bisnis layanan keuangan yang tidak hanya memperluas sumber penghasilan, tetapi juga menciptakan pekerjaan dan mendekatkan akses transaksi perbankan bagi warga di sekitarnya.