jatimnow.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun untuk sementara menutup pelayanan pasien kasus Covid-19 dikarenakan ruang isolasi yang penuh.
"Penutupan itu bersifat sementara dan tidak tetap. Penutupan semenjak 18 kemarin hingga kini," ujar Direktur RSUD Kota Madiun, Agus Nurwahyudi, Rabu (20/1/2021).
Menurutnya, ruang isolasi penuh dan ruang UGD penuh maka rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun itu belum bisa menerima pasien covid-19.
Baca juga: Muncul Lagi Subvarian Omicron Baru BA.2.75
"Ruang isolasi khusus bagi pasien yang positif covid-19 sudah terisi 16 orang. Padahal kapasitas ruangan itu normalnya diperuntukkan bagi 13 pasien," terang dia.
Ia melanjutkan, untuk pasien Suspek Corona telah terisi 12 orang. Direncanakan akan memperbaiki ruangan agar bisa menerima 24 pasien Suspek Covid-19.
Baca juga: PKK Jatim dan Unicef Berkolaborasi Geber Imunisasi Anak Pascapandemi
Selain itu, manajemen RSUD yang berada di Jalan Campursari, Sogaten, Madiun itu terpaksa menutup salah satu bangsal bedah agar tenaga kesehatan dapat diperbantukan sementara di ruang isolasi pasien Covid-19. Begitu juga ruang paviliun telah dijadikan sebagai tempat isolasi pasien Covid-19.
"Jadi kami tidak lagi menerima pasien umum VIP. Untuk pasien kasus Covid-19 yang belum tertangani di RSUD Kota Madiun dialihkan ke RSUD dr Soedono dan RSI Kota Madiun," tandasnya.
Baca juga: Polda Jatim Gandeng Mahasiswa Kedokteran Sasar Vaksinasi Pada Remaja