Pemkab Lamongan Luncurkan Kurikulum Lentera, Investasi Pendidikan Usia Dini

Senin, 22 Jun 2026 19:10 WIB
Reporter :
Adyad Ammy Iffansah
Peluncuran kurikum lentera oleh Pemkab Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Gebyar Paud 2026 sekaligus peluncuran Kurikulum Lentera (Learning Environment berbasis Tradisi dan Akar Budaya Lamongan), Senin (22/6/2026). Kegiatan ini digelar sebagai upaya penguatan indeks pendidikan hingga sumber daya manusia yang unggul dan bersaing.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut penting dilakukan sebagai pondasi awal terciptanya sistem pendidikan yang inklusif.

"Ini adalah salah satu upaya dan ikhtiar kita untuk memperkuat pembangunan pendidikan jenjang usia PAUD," ungkap Bupati yang biasa disapa Pak Yes itu.

Baca juga: KUA-PPAS 2027, Pemkab Lamongan Kejar Target Peningkatan Indeks Multi-Sektor

Bupati Yes menilai bahwa gebyar paud merupakan investasi yang manfaatnya bisa langsung dirasakan melalui lingkup keluarga.

"Pendidikan anak usia dini ini penting, Pemkab Lamongan memandang bahwa investasi sumber daya manusia dimulai dari anak usia dini bahkan sejak lahir," urainya.

Baca juga: Tanpa Uji Coba, Parkir Elektronik di Lamongan Diterapkan Akhir Juli

Kegiatan ini, kata Bupati Yes, bisa mendorong kreativitas anak, membentuk karakter bukan hanya melalui bangku sekolah melainkan juga keterlibatan orang tua debagai wali murid.

\

"Maka dari itu terus kita gebyarkan, dan syukur kita terus berprogres dan membawakan hasil seperti indeks pembangunan manusia dan indeks lain," tuturnya.

Baca juga: Liga Anak Megilan: Pijakan Lahirnya Talenta Pesepakbola Muda di Lamongan

Sementara itu, Staf Ahli Utama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Kahar menyebut tiga program prioritas utama yakni revitalisasi pendidikan, digitalisasi pendidikan, dan pengiatan pendidikan pra-sekolah.

"Kita perlu menjadikan wajib belajar satu tahun pra-sekolah sebagai gerakan bersama. Anak-anak yang mendapatkan pendidikan pra-sekolah terbukti lebih siap menerima pembelajaran di sekolah dasar dibandingkan mereka yang tidak mengikutinya," ujar Kahar.

Ikuti perkembangan berita terkini Jawa Timur dan sekitarya di Aplikasi jatimnow.com!
Berita Ngawi

Berita Terbaru
Tretan JatimNow

Terpopuler