Pixel Code jatimnow.com

Jebol Plafon dan Rusak CCTV, Dua Minimarket Digarong

  Reporter : Erwin Yohanes Mita Kusuma
Petugas melakukan oleh tempat kejadian perkara.
Petugas melakukan oleh tempat kejadian perkara.

jatimnow.com - Dua minimarket Alfamart dibobol garong. Uniknya, modusnya nyaris sama, yakin menjebol plafon, membobol brankas serta membawa lari boks DVR CCTV (closed circuit television).

Kejadian pertama terjadi di Alfamart Jalan Ir Soekarno, Desa Kandangan, Kecamatan/Kabupaten Ngawi. Terbongkarnya kejadian tersebut setelah dua karyawannya, Edi Purnama dan Siti Lestari membuka toko.

"Rolling door tokonya aman. Tapi saat keduanya masuk ke toko, rokok yang berada di dekat kasir sudah hilang," kata Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyomartono, Rabu (2/5/2018).

Lebih dalam, lanjut ia, gudang belakang sudah terbuka dengan cara dicongkel. "Plafon di gudang juga sudah berlubang, karena dijebol," katanya.

Tidak sampai disitu, brankas di dalam gudang juga sudah terbuka. Box DVR CCTV sudah dilepas serta hardisknya hilang.

Baca juga:
Duo WNA China Tertangkap Tangan Lakukan Pencurian di Pesawat Citilink

Hal yang sama juga terjadi di toko Alfamart, Desa/Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi. Modusnya juga sama.

"Untuk uang di Kwadungan sama dengan di Kota Ngawi. Jebol plafon, isi brankas yang dibawa. CCTV juga dilepas," terangnya.

Baca juga:
Kasus Kriminal Selama 2025 di Trenggalek Didominasi Kekerasan dan KDRT

Untuk total kerugian, dari dua Alfamart tersebut diperkirakan hingga ratusan juta. "Ratusan juga kerugiannya. Kami sedang melakukan pengejaran pelaku," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com
Pojok Jimerto

Foto: HUT 8 Tahun jatimnow.com

Selama delapan tahun, kami juga menjadi lentera di tengah kabut informasi, menuntun pembaca pada logika berfikir dan jalan kebenaran, meski kadang harus menembus riuhnya suara-suara yang bersaing.

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com
Peristiwa

Harapan Mereka untuk 8 Tahun jatimnow.com

"Tantangan jatimnow hari ini adalah bagaimana berperang melawan informasi yang tak bisa di pertanggungjawabkan asal-usulnya. Tugas jatimnow disitu," tegas Ketua Fraksi PDIP DPRD Surabaya Budi Leksono.