Pixel Code jatimnow.com

Kasus Kriminal Selama 2025 di Trenggalek Didominasi Kekerasan dan KDRT

Editor : Bramanta  
Foto: Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki saat rilis ungkap kasus 2025. (Bramanta/jatimnow.com)
Foto: Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki saat rilis ungkap kasus 2025. (Bramanta/jatimnow.com)

jatimnow.com-Pengungkapan kasus kriminal di wilayah Polres Trenggalek meningkat selama tahun 2025. Adapun kasus kriminal yang paling banyak adalah pengeroyokan, penggelapan hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki mengatakan, selama tahun 2025, Satreskrim Polres Trenggalek menangani 136 kasus kriminal. Namun penyelesaian perkara baru mencapai 115 kasus atau 84,6 persen.

"Masih ada 21 kasus yang belum selesai atau masih dalam proses penanganan Satreskrim Polres Trenggalek," ujarnya, Senin (29/12/2025).

Adapun total tersangka yang berhasil ditangkap Satreskrim Polres Trenggalek mencapai 82 orang. Dengan rincian tersangka laki-laki sebanyak 73 orang dan tersangka perempuan sebanyak 9 orang.

"Ada beberapa kasus kriminal yang paling banyak terjadi. Diantaranya, penganiayaan 10 kasus, pengeroyokan 13 kasus, penggelapan 11 kasus, KDRT 13 kasus dan perlindungan anak sebanyak 6 kasus," terangnya.

Baca juga:
Kecelakaan di Trenggalek Tembus 562 Kejadian, Korban Didominasi Remaja

Ridwan menambahkan, pada tahun 2024 total pengungkapan mencapai 106 kasus. Dengan rincian 102 kasus terselesaikan dan 4 kasus masih dalam proses penanganan.

"Persentase penyelesaian kasus kriminal tahun 2024 mencapai 96,22 persen. Dengan jumlah tersangka 107 orang, terdiri 102 laki-laki dan 5 tersangka perempuan," paparnya.

Baca juga:
Selama 2025 Sebanyak 8 Anggota Polres Trenggalek Terkena Sanksi

Apabila dibandingkan, capaian pengungkapan kasus kriminal di Trenggalek naik 28,3 persen atau 30 kasus. Sedangkan penyelesaian kasus naik 12,7 persen atau 13 kasus.

"Ada beberapa kasus menonjol selama 2025. Yakni pengungkapan kasus pengerusakan Polsek Watulimo oleh oknum pencak silat dan kasus pembunuhan berencana di Hotel Jaas Trenggalek," pungkasnya.