Pixel Code jatimnow.com

Pemkot Surabaya Antisipasi Masuknya Corona di Bandara Juanda

Editor : Redaksi   Reporter : Sandhi Nurhartanto
Virus corona/ilustrasi
Virus corona/ilustrasi

jatimnow.com - Menyikapi kabar penumpang pesawat dari Hong Kong yang mengaku tidak mendapat pemeriksaan di Bandara Internasional Juanda, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meresponnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), M Fikser mengatakan bahwa termal scanner terpasang 24 jam dan dijaga oleh petugas di bandara.

"Khusus untuk kedatangan dari negara terjangkit dilakukan pemantauan secara visual terhadap seluruh penumpang serta diberikan health alert card sebagai alat pantau surv diteruskan ke dinas kesehatan," kata Fikser, Selasa (3/3/3030).

Sebelumnya, pemerintah memastikan bahwa ada dua orang warga negara Indonesia yang terjangkit virus corona di Tanah Air.

Baca juga:
69 Pejabat Pemkot Surabaya di Rotasi, 6 Diantaranya Kepala Dinas

Hal ini bahkan diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Senin (2/3/2020).

Jokowi kemudian menjelaskan bahwa dua WNI yang terpapar virus corona itu merupakan ibu dan anak.

Baca juga:
Pemkot Surabaya Buka Beasiswa Penghafal Kitab Suci untuk 1.412 Pelajar

"Dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi.

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan
Catatan atas Kasus Viral “Pramugari” Khairun Nisa

Saat Harapan Berubah Menjadi Tekanan

Kisah viral tentang seorang perempuan muda yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air justru membuka lapisan persoalan yang jauh lebih dalam