Rumah Diduga Tempat Produksi Narkoba Digerebek

Editor: REPUBLIKA.co.id / Reporter: REPUBLIKA.co.id

BNN menggerebek sebuah rumah di Komplek Kopo Permai 3, Kabupaten Bandung, diduga tempat produksi narkoba (Foto: dok. Ketua RW 21 via Republika)

jatimnow.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama BNN Provinsi Jabar menggerebek sebuah rumah yang diduga sebagai tempat memproduksi narkoba di Komplek Kopo Permai 3 Blok 18, Kabupaten Bandung.

Sebanyak tiga orang laki-laki dan satu perempuan yang tinggal di rumah tersebut turut diamankan dalam penggerebekan pada Rabu (22/7/2020) tersebut.

Ketua RT 03 RW 21, Kopo Permai Blok 3, Handi Setianto mengatakan masyarakat merasa kaget dengan penggerebekan yang dilakukan BNN di salah satu rumah itu. Sebab, menurutnya warga beranggapan bahwa tidak terdapat orang di dalam rumah tersebut.

"Umpamanya rumah ada penghuninya, pasti ada sampah yang dibuang. Ini selalu bersih. Dikontrol (saat penggerebekan) sampah disimpan di dalam, teras gak pernah disapu, pintu selalu terkunci siang malam," ujarnya saat ditemui, Kamis (23/7/2020).

Ketua RW 21 Kopo Permai 3, Sinarta Bangun mengatakan pihaknya merasa kaget saat banyak personil BNN yang mendatangi rumah tersebut dan melakukan penggerebekan. Ia pun diminta untuk mendampingi para petugas yang tengah melakukan pemeriksaan.

"(Mereka) masuk menunjukkan kartu pengenal BNN. Saya dipanggil selaku pengurus RW, apa yang dibutuhkan (saya siap) bantu," katanya.

Saat ikut mendampingi petugas ke dalam rumah, ia mengungkapkan terdapat ratusan pil berwarna abu yang sudah dibungkus dan siap diedarkan. Pihaknya sempat menanyakan kepada petugas terkait pil-pil tersebut dan mereka menjawab bahwa masih dilakukan penyelidikan.

Di dalam ruang kamar, menurutnya terdapat mesin pencetak (narkoba) yang dipasang alat peredam suara dan beberapa bahan baku yang digunakan untuk membuat narkoba.

"Ini narkoba," katanya.

Sinarta menambahkan, sebanyak 4 orang turut diamankan dalam penggerebekan tersebut terdiri dari 3 orang laki-laki dan satu orang perempuan. Katanya, pihaknya akan segera mengadakan rapat untuk meningkatkan keamanan di wilayah komplek tersebut.

"Setiap yang ngontrak akan didatangi, kalaupun ada kegiatan home industri akan dicek ke dalam apa yang dikerjakan," tambahnya.

Namun pihaknya tidak mengetahui siapa pengontrak yang tinggal di rumah tersebut.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Loading...

jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter