Pixel Code jatimnow.com

Gempar Pria di Surabaya Tewas Bersimbah Darah Dibacok Tetangga

Editor : Narendra Bakrie   Reporter : Zain Ahmad
Proses evakuasi jasad korban
Proses evakuasi jasad korban

jatimnow.com - Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya Jalan Wonosari Wetan 2E/5, Semampir, Surabaya, Jumat (16/10/2020). Ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban.

Informasi yang dihimpun, korban bernama Achmad Suhandi (47). Jenazahnya pertama kali ditemukan anaknya, Mufarrohah dan warga sekitar pukul 09.30 Wib.

Saat itu korban hendak menghidupkan motornya di ruang tamu untuk menjemput istrinya di pasar. Tiba-tiba pelaku datang ke rumah korban dengan membawa senjata tajam jenis celurit.

Tanpa banyak kata, pelaku langsung membacokkan celuritnya ke tubuh korban dengan mambabi buta. Setelah korban tersungkur penuh darah, pelaku melarikan diri.

Anak korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung meminta tolong warga untuk menolong ayahnya itu. Selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Baca juga:
Gara-gara Utang Rp500 Ribu, Pria di Probolinggo Kritis Dibacok di Tengah Jalan

Kapolsek Semampir, Kompol Agus Ariyanto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban tewas setelah dibacok tetangganya sendiri.

"Iya benar. Kejadiannya tadi pagi. Korban sudah dievakuasi ke RSU dr Soetomo untuk keperluan visum. Saat ini kasusnya masih kami lakukan penyelidikan," ungkapnya saat dikonfirmasi jatimnow.com.

"Untuk luka bacoknya itu ada di lengan kanan, dada kanan, dan bibir serta dagu luka sobek," tambahnya.

Baca juga:
Tersangka Kedua Pembacokan di Surabaya Menyerahkan Diri

Agus menyebut masih memita keterangan sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan. Barang bukti juga telah disita.

"Ini masih kita dalami. Sementara itu dulu ya," tutupnya.

Jawa Timur Didominasi Cuaca Berawan Hingga Udara Kabur Hari Ini
Peristiwa

Jawa Timur Didominasi Cuaca Berawan Hingga Udara Kabur Hari Ini

BMKG mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap memperhatikan perubahan kondisi cuaca serta menjaga visibilitas saat berkendara, khususnya pada wilayah yang berpotensi mengalami udara kabur maupun kabut tipis.