jatimnow.com
Kerusuhan Terjadi Dalam Penjara, 24 Narapidana Tewas

Ilustrasi penjara (Foto: Pixabay via Republika)

jatimnow.com - 24 narapidana dilaporkan tewas dan 48 lainnya mengalami luka dalam kerusuhan penjara di Ekuador, pada Selasa (28/9/2021) waktu setempat. Kerusuhan itu terulang ketiga kalinya tahun ini pada sistem penjara Ekuador.

Insiden kerusuhan kembali terulang di penjara Penitenciaria del Litoral di Provinsi Guayas. Dalam beberapa bulan belakangan, penjara tersebut menyaksikan perkelahian berdarah antara geng untuk menguasai penjara.

"Sebuah peringatan diaktifkan di Pusat Perampasan Kebebasan Guayas N1 karena tembakan dan ledakan di beberapa area," kata badan penjara negara bagian SNAI dalam sebuah pernyataan.

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

"Akibat konfrontasi, 24 (tahanan) tewas dan 48 luka-luka," kata pernyataan tersebut.

SNAI mengatakan pihak berwenang dapat menguasai kembali fasilitas penjara pada sore hari. Hal itu terjadi setelah evakuasi personel sebelumnya dan penempatan petugas polisi di dalam penjara hingga perwira militer untuk menjaga bagian luar.

Pada Februari dan Juli tahun ini, kerusuhan pecah pada sistem penjara negara yang menampung sekitar 39 ribu narapidana. Setidaknya 79 orang tewas dalam kekerasan Februari, dan pada Juli setidaknya 22 orang tewas.

Komisi Hak Asasi Manusia Antar-Amerika (IACHR) sebelumnya mengutuk kekerasan tersebut. Sementara, Human Rights Watch mendesak pemerintah Ekuador menyelidiki penuh kekerasan penjara dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.

Pada Agustus lalu, Presiden Ekuador, Guillermo Lasso mengatakan, pemerintah akan menyediakan lebih banyak dana untuk sistem penjara. Pasalnya, penjara itu melebihi kapasitas sehingga penuh sesak.

Pemerintah setempat juga berencana membangun bangsal baru dan memasang peralatan baru untuk meningkatkan keamanan.

 

Loading...

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Berita Terkait