jatimnow.com
Otak Penipuan Umroh dan Investasi Bodong di Mojokerto Diringkus

Otak penipuan berkedok perjalanan ibadah umroh dan investasi di Mojokerto.

Mojokerto - Otak penipuan berkedok perjalanan ibadah umroh dan investasi yang menipu belasan emak-emak di Kabupaten Mojokerto diringkus polisi.

Pelaku yakni Muchamad Nasir (43) warga asal Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya.

Baca juga:

Hotel Sahid Surabaya 2222 Best Wedding Dates

Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar mengatakan, pelaku datang ke Mojokerto lalu meyakinkan para korban bahwa dirinya memiliki usaha pemberangkatan ibadah umroh dengan biaya murah.

"Tahun 2019 dan tahun 2020 ke Mojokerto dan meyakinkan atau menawarkan kepada para korban hanya dengan bayar Rp 10 juta per paket bisa berangkat ibadah umroh dengan kurun waktu dua tahun," kata Apip di Mapolres Mojokerto, Selasa (16/11/2021).

Mantan Kapolres Pamekasan ini menambahkan, selain menipu para korban dengan modus pemberangkatan ibadah umroh, pelaku juga menawarkan investasi bodong dan akan diberikan 14 persen dari nilai modal per bulan.

"Untuk barang bukti yang diamankan ada delapan kuitansi lembar. Kami dari jajaran satreskrim masih mendalami. Adapun total dana atau modal yang berhasil didapat dari para korban senilai Rp 1,9 miliar," paparnya.

Alumni Akpol 2001 ini menyebut, para korban tidak hanya berada di Kabupaten Mojokerto, namun juga ada di daerah luar Jatim.

"Adapun korban tidak hanya tersebar di Jawa Timur, ada juga di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Kami akan kembangkan sampai selesai," pungkas Apip.

Loading...

Kapolres Mojokerto dan Kasatreskrim saat beberkan barang bukti.Kapolres Mojokerto dan Kasatreskrim saat beberkan barang bukti.

Berita Terkait