Pixel Code jatimnow.com

Bupati Penajam Paser Utara Terkena OTT KPK

Editor : REPUBLIKA.co.id   Reporter : REPUBLIKA.co.id
Ilustrasi
Ilustrasi

jatimnow.com - Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud itu diringkus dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga antirasuah itu juga turut mengamankan beberapa pihak dalam operasi senyap yang dilakukan Rabu (12/1/2022) sore lalu.

"KPK melakukan tangkap tangan salah satu bupati di wilayah kaltim yaitu bupati Penajam Paser Utara," kata Ketua KPK, Firli Bahuri di Jakarta, Kamis (13/1).

Komisaris Jendral Polisi itu melanjutkan, tim kedeputian bidang penindakan KPK juga mengamankan 10 orang lain dalam OTT tersebut. Dia melanjutkan, saat ini para pihak yang diamankan dalam operasi senyam dimaksud sedang dilakukan pemeriksaan.

Meski demikian, KPK belum mengungkapkan secara rinci siapa saja pihak yang terlibat kemudian diringkus dalam OTT tersebut. Firli meminta masyarakat bersabar terkait informasi detail OTT yang dilakukan tersebut.

Baca juga:
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron mengungkapkan, OTT yang dilakukan di Penajam Paser Utara terkait dugaan suap dan gratifikasi yang dilakukan penyelenggara negara. Namun, Ghufron juga masih belum ingin membeberkan pihak-pihak yang ditangkap dalam operasi senyap tersebut.

KPK memiliki waktu maksimal 1X24 jam untuk menentukan sikap dari hasil pemeriksaan yang masih berlangsung saat ini. KPK mengaku akan segera mempublikasikan hasil penangkapan tersebut.

Baca juga:
Korupsi Lebih Bahaya dari Narkoba dan Terorisme, Waketum MUI: Hukuman Mati Perlu

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Jawa Timur Didominasi Cuaca Berawan Hingga Udara Kabur Hari Ini
Peristiwa

Jawa Timur Didominasi Cuaca Berawan Hingga Udara Kabur Hari Ini

BMKG mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk tetap memperhatikan perubahan kondisi cuaca serta menjaga visibilitas saat berkendara, khususnya pada wilayah yang berpotensi mengalami udara kabur maupun kabut tipis.