Pixel Code jatimnow.com

THR Masih Ada? Investasi di Sini Saja

Editor : Redaksi
Ilustrasi investasi.
Ilustrasi investasi.

Jakarta - Perayaaan Hari Raya Idul Fitri 2022 telah berlalu. Masyarakat pun sudah kembali ke aktivitas seperti semula. Tak terkecuali para pegawai yang mulai bekerja. Tapi masih adakah yang memiliki sisa THR dan bingung mau dibuat apa? Bibit.id bisa menjadi solusinya.

PR & Corporate Communication Lead Bibit.id William mengatakan, generasi muda Indonesia semakin melek investasi dari tahun ke tahun. Termasuk soal aplikasi investasi reksa dana dan Surat Berharga Negara. Layanan tersebut menjadi menjadi solusi bagi para pekerja yang ingin menginvetasikan THR. Jadi dana yang diterima tak habis untuk kesenangan sesaat.

“Harus diakui, kampanye melek investasi yang digaungkan pemerintah dengan didukung para pelaku industri di sektor jasa keuangan telah membuat masyarakat Indonesia paham akan pentingnya berinvestasi dalam rangka membangun masa depan keuangan yang lebih baik,” kata William dalam siaran pers yang diterima redaksi, Senin (9/5/2022).

Dalam setiap perayaan Hari Raya, jumlah investor yang menginvestasikan sisa THR-nya di Bibit mengalami lonjakan cukup signifikan. Hal ini terjadi karena beberapa faktor.

Pertama, Bibit adalah aplikasi investasi yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan demikian, masyarakat dapat berinvestasi dengan tenang tanpa khawatir akan terjerat investasi bodong yang jelas-jelas merugikan. Selain itu, Bibit telah mendapatkan pengakuan sebagai salah satu aplikasi investasi terbaik Tanah Air. Dibuktikan dengan raihan penghargaan The Best Fintech Company dalam CNBC Indonesia Awards 2021 dan penghargaan Indonesia WOW Brand 2022 dari MarkPlus, Inc. untuk kategori aplikasi investasi.

Baca juga:
Bila TRS-THR Hidup Lagi, Wali Kota Surabaya Minta Tiketnya Paling Mahal Segini

Kedua, investasi reksa dana sangat sederhana dan disarankan untuk investor pemula. Sebab dengan berinvestasi reksa dana, artinya mempercayakan uang dikelola Manajer Investasi yang profesional. Sebagai informasi, di Bibit para Manajer Investasi telah diseleksi dengan ketat berdasarkan legalitas, rekam jejak, dan kemampuan memberikan hasil investasi yang optimal.

Ketiga, selain produk reksa dana konvensional, terdapat berbagai pilihan produk reksa dana Syariah di Bibit. Untuk memulai investasi, para pengguna bisa mulai dengan dana minimum (Rp100 ribu dan bahkan Rp10 ribu).

Keempat, di Bibit, pengguna bisa berinvestasi sesuai dengan profil risiko dengan dibantu Robo Advisor Bibit yang teruji secara ilmiah serta bisa dimanfaatkan secara gratis. Kelima, ada fitur Goal Setting yang dapat dimanfaatkan untuk menjadikan investasi lebih terarah dalam rangka mencapai tujuan keuangan. Misalnya, teman-teman yang berniat beli rumah seharga Rp500 juta dalam waktu tujuh tahun ke depan, fitur Goal Setting Bibit dapat menghitungkan berapa jumlah uang yang perlu teman-teman investasikan setiap bulannya.

Baca juga:
Hore! TRS dan THR Bakal Dihidupkan Lagi Tahun ini Lho Rek

Keenam, kemudahan dalam hal cara menabung. Para pengguna bisa memanfaatkan fitur Nabung Rutin menggunakan GoPay atau Bank Jago. Selain itu, investasi di Bibit juga bisa menggunakan bank dan fintech lainnya. Terakhir, di Bibit para pengguna bisa menggunakan fitur Bibit Bareng agar bisa berinvestasi bersama rekan/pasangan/teman/keluarga di dalam satu portofolio untuk mencapai tujuan keuangan bersama. Fitur ini sangat relevan untuk misalnya merencanakan liburan di Lebaran tahun depan atau untuk yang sedang berencana untuk menikah.

“Inovasi kami tidak berhenti sampai di sini. Kami sedang mempersiapkan fitur-fitur lainnya untuk memastikan agar setiap pengguna dapat berinvestasi di Bibit dengan aman, nyaman, dan menyenangkan,” tutup William.