Pixel Code jatimnow.com

Aksi Sosial Bantu Sesama, Moorlife Gandeng PMI Surabaya Gelar Donor Darah

Editor : Arina Pramudita Reporter : Zain Ahmad
Moorlife bersama PMI Kota Surabaya saat menggelar aksi sosial donor darah. (Foto: Fajar Mujianto/jatimnow.com)
Moorlife bersama PMI Kota Surabaya saat menggelar aksi sosial donor darah. (Foto: Fajar Mujianto/jatimnow.com)

Surabaya - Moorlife bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya menggelar aksi donor darah, Sabtu (24/9/2022). Kegiatan sosial ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan darah di Indonesia.

"Target kami ada dua ribu kantong darah pada hari ini. Kegiatan donor darah ini dilakukan secara serentak di 34 provinsi," kata Direktur Moorlife, Adi Suhono kepada wartawan di Surabaya.

Pihaknya optimis mencapai target karena member perusahaan direct selling yang memasarkan produk premium food and beverage packaging ini, kini lebih dari 250 ribu yang tersebar di Indonesia.

Untuk Provinsi Jatim sendiri, kata Adi, member Moorlife ada sekitar 5-10 persen.

"Member kami lebih banyak di Sumatera dan Kalimantan. Kenapa kami milih kegiatan donor darah, karena untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama sekaligus membantu kantong darah bagi PMI. Manfaatnya tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga bagi banyak pihak," ungkapnya.

Baca juga:
Dindik Jatim Gelar 1000 Insan Pendidikan Donor Darah

Jajaran pimpinan Moorlife saat membuka aksi sosial donor darah di Surabaya.Jajaran pimpinan Moorlife saat membuka aksi sosial donor darah di Surabaya.

Sementara Humas UTD PMI Surabaya, Triksi Hendria yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, di Kota Pahlawan setiap hari membutuhkan sekitar 250-300 kantong darah dari para pendonor.

"Donor darah yang dilakukan perusahaan seperti Moorlife ini bisa turut menjaga ketersediaan darah. Kami tentunya banyak mengucapkan terimakasih. Karena ini sangat membantu," ujarnya.

Baca juga:
Wow! Mobil Donor Darah PMI Lamongan Dilengkapi AC dan Televisi

Triksi menceritakan kebutuhan ketersediaan darah di masa pandemi Covid-19 yang bergantung pada para pendonor.

"Stok darah sampai kritis. Sebulan kami membutuhkan 12 ribu kantong darah. Karena pandemi, berkurang hingga 40 persen. Dengan kegiatan donor darah bersama, maka dapat membantu memenuhi kebutuhan kantong darah," jelasnya.