Pixel Code jatimnow.com

Momen BPR Eka Bumi Artha Jadi Mitra Komunal Sejahtera Indonesia

Editor : Redaksi
Kerja sama antara BPR Eka Bumi Artha dan PT Komunal Sejahtera Indonesia (Foto: Supri for jatimnow.com)
Kerja sama antara BPR Eka Bumi Artha dan PT Komunal Sejahtera Indonesia (Foto: Supri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Eka Bumi Artha memutuskan menjadi mitra PT. Komunal Sejahtera Indonesia, untuk memodernisasi keuangan rakyat dengan masuk ke dalam platform DepositoBPR by Komunal.

Proses penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan di sela acara Munas Perbarindo di Yogyakarta pada 20 Oktober 2022 lalu yang dihadiri Rico Tedyono selaku Co-Founder dan COO Group Komunal didampingi Syarif Hidayat dan Bayu Adhigama selaku Senior Associate Commercial Partnership PT KSI.

Direktur Utama BPR Eka Bumi Artha, Eko Budiyono menyampaikan terima kasih kepada Group Komunal karena telah bersedia menerima tawaran kerjasama tersebut.

Dia menyampaikan, awalnya informasi mengenai PT Komunal Sejahtera Indonesia yang mengakomodir platform DepositoBPR by Komunal ini diperoleh dari salah satu pimpinan BPR di Jawa Timur.

Meskipun BPR Eka Bumi Artha telah berdiri cukup lama sejak Tahun 1972 dan hingga kini telah memiliki total nilai aset sebesar Rp9,94 triliun pada Tahun 2021.

Eko memaparkan bahwa alasan kerja sama bersama dengan PT Komunal Sejahtera Indonesia dilatarbelakangi oleh pendanaan yang bersumber dari DPK masyarakat yang terbatas, meskipun berbagai program telah dilakukan, karena luas pasar DPK di Lampung yang sangat terbatas.

"Bahkan kami juga telah berusaha melakukan perluasan pasar DPK dengan mengakses pasar di Sumatera Selatan, namun hasilnya juga minim. Akibatnya, kami masih lebih bergantung pada pendanaan dari bank umum," tutur Eko dalam siaran tertulisnya, Rabu (2/11/2022).

Eko juga menyampaikan rasa apresiasinya kepada platform DepositoBPR by Komunal yang dianggap unik dan menarik, karena bisa menampung semua BPR dari seluruh Indonesia.

"Harapannya dari kerja sama dengan DepositoBPR by Komunal, BPR Eka Bumi Artha bisa dikenal luas, bahkan di luar masyarakat Lampung. Melalui platform DepositoBPR by Komunal, semoga lebih banyak masyarakat dari kota-kota besar yang tertarik untuk melakukan pendanaan di BPR kami. Targetnya adalah masyarakat deposan di Jakarta, Semarang dan Surabaya," pungkasnya.

Sementara Co-Founder dan COO Group Komunal, Rico Tedyono menyampaikan bahwa industri BPR tidak akan sustain apabila tidak diakomodir melalui digitalisasi. Dengan berbagai hambatan BPR yang dimiliki, memang sudah saatnya BPR di Indonesia bertransformasi untuk dapat beradapatasi dengan kebutuhan pasar

Baca juga:
BRI Sukses Manjakan Masyarakat Mojokerto Lewat PRS

"Kami melihat fakta bahwa industri BPR kesulitan mendapatkan penempatan deposito, sampai kapanpun akan bergantung pada superman (industri atau individu dengan aset kekayaan luar biasa). Namun, mau sampai kapan BPR akan bertahan seperti ini? Inilah yang kemudian mendasari alasan kami mengembangkan platform DepositoBPR by Komunal yang menjadi katalisator antara BPR dari seluruh Indonesia dengan calon deposan. Kami berusaha memberikan wadah yang dapat diakses langsung oleh investor, baik retail maupun korporasi," ungkap Rico.

Rico juga menjelaskan bahwa saat ini DepositoBPR by Komunal telah mengembangkan E-Bilyet yang telah diuji coba ke beberapa BPR. Inovasi tersebut akan terus dilakukan dan menjadi alternatif baru bagi pengguna terdaftar yang lebih dari 29.000 user dan terus bertambah, agar dapat bersaing dengan crypto-currency, obligasi, dan instrumen investasi lainnya.

Di samping itu, Rico juga menegaskan bahwa industri BPR ke depannya harus diketahui oleh anak-anak muda dengan harapan agar industri BPR dapat sustain di tangan Generasi-Z.

"Sebenarnya secara fakta BPR ini merupakan industri yang menguntungkan, apabila dilihat dari segi persebaran geografis. Karena hingga saat ini sendiri, ada sekitar 1500-1600 BPR yang tersebar di seluruh Indonesia, bahkan persebarannya juga mencapai kota-kota kecil. Namun, keuntungan tersebut tidak akan ada artinya jika nantinya industri BPR tersebut tidak ada yang meneruskan, sehingga penting untuk sejak saat ini memperkenalkannya kepada anak-anak muda," papar dia.

Rico turut bangga bahwa di Tahun 2022 ini, Group Komunal mampu menggandeng 200 BPR baru untuk masuk ke dalam platform Komunal P2P Lending maupun DepositoBPR by Komunal. Dan dirinya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi luar biasa kepada BPR Eka Bumi Artha yang telah bersedia menjalin kerjasama dengan Group Komunal.

Baca juga:
Pelatihan Dasar Fintech 2022 untuk Wujudkan Iklusi Keuangan di Indonesia

Pihaknya juga berharap dapat bekerjasama dengan BPR Eka Bumi Artha tidak hanya sebatas loan channeling dan deposit channeling. Karena Industri BPR tidak akan sustainability jika tidak diakomodir melalui digitalisasi. Komunal pun mengklaim sebagai satu-satunya fintech di Indonesia, bahkan dunia bahwa tidak ada model bisnis yang seperti dilakukan oleh Komunal.

"Dengan dukungan dari East Venture, Komunal mengembangkan IT, team, dan visi misi, semoga kami menjadi alternatif untuk bekerjasama dengan seluruh industri yang ada di BPR, menjalin hubungan yang baik dengan Perbarindo," ucapnya.

"Namun juga ingin mengadakan kolaborasi bersama tim Marketing and Communication beserta Government Strategic Partnership untuk memperluas pasar BPR," pungkas Rico.

Turut hadir dalam acara penandatanganan tersebut yaitu Perah Ukur Koordinator Commercial Partnership PT KSI Wilayah Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, dan Sumatera.