Pixel Code jatimnow.com

Revitalisasi Pasar Campurdarat Tulungagung Ditolak Kemendag

Editor : Narendra Bakrie Reporter : Bramanta Pamungkas
Pasar Campurdarat Tulungagung yang terbakar pada bulan Maret 2021 lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)
Pasar Campurdarat Tulungagung yang terbakar pada bulan Maret 2021 lalu (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Pengajuan revitalisasi Pasar Campurdarat, Tulungagung ditolak oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Pasar tersebut pada bulan Maret 2021 lalu terbakar hingga 50 persen. Pemkab Tulungagung sebenarnya sudah berulang kali mengajukan bantuan revitalisasi dan selalu tertolak. Sehingga saat ini para pedagang berjualan di penampungan sementara.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung, Tri Hariadi mengatakan, setelah kebakaran, pihaknya sudah seringkali mengajukan permohonan revitalisasi pasar, mulai dari Pemprov Jatim hingga Kemendag.

Namun, pengajuan tersebut hingga saat ini belum membuahkan hasil dan selalu berujung dengan penolakan.

"Setiap kami mengajukan revitalisasi, hasil yang kami dapat adalah penolakan pengajuan revitalisasi Pasar Campurdarat," jelas Tri, Selasa (2/11/2022).

Menurut keterangan Kemendag, alasan ditolaknya pengajuan itu, lantaran ada beberapa pasar masuk dalam Keputusan Presiden (Kepres) yang mendapatkan bantuan anggaran revitalisasi.

Baca juga:
Gus Ipul Ajak Pedagang dan Jukir Musyawarah Terkait Revitalisasi Pasar Besar

Dan dalam daftar pasar di Kepres tersebut, tidak terdapat nama Pasar Campurdarat. Meskipun pihaknya sudah mengajukan sejak tahun lalu.

"Tahun ini kami kembali mencoba mengusulkan revitalisasi Pasar Campurdarat. Apabila nanti masih mendapatkan penolakan, maka kami akan terus usulkan hingga bisa mendapatkan bantuan revitalisasi," tuturnya.

Tri mengungkapkan, sebenarnya APBD Tulungagung bisa mengcover revitalisasi Pasar Campurdarat. Namun ternyata dari Bappeda belum bisa memberikan anggaran untuk revitalisasi, karena masih ada program prioritas lainya, seperti perbaikan jalan.

Baca juga:
Pemkab Kediri Percepat Revitalisasi Pasar Ngadiluwih, Murni Gunakan Dana APBD

Anggaran pengajuan revitalisasi Pasar Campurdarat mencapai Rp16 miliar. Sebab kebakaran yang terjadi membuat puluhan kios terbakar tak tersisa.

"Kalau anggaran di kami itu hanya bisa digunakan untuk perbaikan kerusakan ringan. Sedangkan untuk revitalisasi memang membutuhkan anggaran besar," papar dia.