Pixel Codejatimnow.com

Hujan Angin Kencang Rusak Bangunan hingga Tumbangkan Pohon di Lamongan

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Adyad Ammy Iffansah
Rumah warga di Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, rusak parah akibat hujan angin. (Foto : BPBD Lamongan for jatimnow.com)
Rumah warga di Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, rusak parah akibat hujan angin. (Foto : BPBD Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kabupaten Lamongan, Minggu (10/12/2023) sore, mengakibatkan sejumlah bangunan rusak.

Angin kencang juga menyebabkan pepohonan yang berada di samping jalan bertumbangan hingga menganggu arus lalu lintas.

Dari informasi yang himpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, bangunan rusak tercatat 1 unit rumah dan sebuah mini market. Adapun pohon timbang, terjadi di 3 ruas jalan pada 3 kecamatan.

"Ya benar, hujan dengan intensitas tinggi disertai angin membuat sejumlah bangunan rusak sedang sampai berat," kata Kalaksa BPBD Lamongan, Joko Raharto, Minggu, (10/12/2023).

Baca juga:
Emak-emak di Lamongan Demo Tower BTS yang Resahkan Warga

Joko merinci, sejumlah bangunan tersebut ialah rumah milik Saman warga Dusun Kedungglonggong, Desa Sidomukti, Kecamatan Kembangbahu, yang mengalami rusak berat. Adapun mini market di Desa Gembong, Kecamatan Babat, mengalami kerusakan sedang dibagian atap bangunan.

"Untuk kerugianya belum dapat ditafsir, sementara kita data di buat laporan," paparnya.

Baca juga:
Polisi di Lamongan Siap Rawat Caleg Depresi, Sudah Ada 5 Pihak yang Konsultasi

Sementara itu, untuk pohon diketahui tumbang memalang ditengah jalan umum tepatnya di Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah, lalu di Desa Windu Kecamatan Karangbinangun, dan di Desa Trepan Kecamatan Babat. 

"Pohom tumbang sempat menggangu arus lalu lintas, tim reaksi cepat sudah berhasil divakuasi pohon-pohon tersebut," ujarnya.

KPK Jebloskan Kepala BPPD Sidoarjo ke Tahanan
Peristiwa

KPK Jebloskan Kepala BPPD Sidoarjo ke Tahanan

"KPK menetapkan dan mengumukan satu orang pihak yang dapat diminta pertanggungjawaban secara hukum dengan status tersangka AS, Kepala BPPD Sidoarjo," kata Ali .