Pixel Codejatimnow.com

Simulasi Pilgub Jatim: Khofifah-Emil Tembus 60,8 Persen

Editor : Zaki Zubaidi  Reporter : Ni'am Kurniawan
Baihaki saat memaparkan hasil surveinya. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Baihaki saat memaparkan hasil surveinya. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

jatimnow.com - Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI) merilis peta terbaru elektabilitas sejumlah nama yang digadang-gadang maju di Pilgub Jatim 2024. Hasilnya, Khofifah Indar Parawansa masih perkasa di Jawa Timur sebagai figur yang digadang-gadang maju kembali dalam Pilgub Jatim 2024.

Direktur ARCI Baihaki Sirajt mengatakan, jika Khofifah disimulasikan dengan Emil Dardak, maka akan sulit dikalahkan di Bumi Majapahit.

"Ketika diduetkan, di mana Khofifah sebagai cagub dengan elektabilitas tertinggi berduet dengan Emil yang notabene cawagub dengan elektabilitas tertinggi, maka duet ini sulit dikalahkan," kata Baihaki dalam paparan survei di Surabaya, Rabu (15/5/2024).

Dalam survei ARCI simulasi, Khofifah-Emil meraih elektabilitas di angka 60,8%. Angka ini jauh mengungguli lawan dalam simulasinya yakni mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar yang digandengkan dengan kader PKB Thoriqul Haq dengan angka 25,8%.

"Sementara ada 13,5 persen responden yang belum menentukan pilihan. Duet Khofifah-Emil memang paling potensial menang dan angkanya diprediksi bisa telak," jelasnya.

Dalam simulasi 6 nama, elektabilitas Khofifah berada di angka 42,1%. Kemudian ada nama Ketua Gerindra Jatim Anwar Sadad di angka 13,8%.

Kemudian ada nama Bupati Sumenep yang juga kader PDIP Achmad Fauzi 11,2%. Lalu Ketua Golkar Jatim M Sarmuji 10,9%, Mantan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar 10,7%, Menaker RI Ida Fauziyah 9,2%. Ada 1,1% responden yang tidak tahu/tidak menjawab.

Sementara dalam simulasi 3 nama, elektabilitas Khofifah semakin menguat di angka 49,3%. Lalu KH Marzuki di angka 20,5%, dan Anwar Sadad 17,7%. Ada 12,5% responden yang belum menentukan.

Baca juga:
Mengukur Potensi Bayu Airlangga jadi Poros Baru di Pilwali Surabaya 2024

Lalu dalam simulasi head to head antara Khofifah melawan KH Marzuki, elektabilitas Ketum PP Muslimat NU itu semakin menguat di angka 59,5%. Sementara KH Marzuki di angka 23,7%. Ada 16,8% responden yang belum menjawab atau belum menentukan.

"Semakin mengerucut, elektabilitas Khofifah semakin besar angkanya sudah melebihi 50 persen," jelasnya.

"Sampai saat ini belum ada lawan yang kompetitif untuk menandingi Khofifah. Khofifah belum tertandingi di Jatim," tambahnya.

Sementara untuk elektabilitas nama-nama yang digadang maju Cawagub Jatim 2024, nama Emil Elestianto Dardak masih tertinggi di angka 35,7%. Kemudian ada nama Achmad Fauzi di angka 31,3%.

Baca juga:
Mengukur Alternatif Duet Khofifah-Kharisma di Pilgub Jatim 2024

Lalu ada nama kader PKB Thoriqul Haq 9,1%, Mantan Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono 6,6%. Lalu ada nama Sekretaris Gerindra Jatim Kharisma Febriansyah di angka 5,2%, Ketua Projo Jatim Bayu Airlangga di angka 4,7%, Bupati Trenggalek M Nur Arifin 3,9%, dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan 0,7%. Ada 2,8% responden yang belum menjawab/belum menentukan.

Survei ARCI dilakukan pada 1-10 Mei 2024 dengan jumlah 1.200 responden. Survei ARCI menggunakan metode stratified multistage random sampling.

Survei ARCI memiliki margin of error di angka 2,8% dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Sebanyak 25% kuisioner dilakukan quality control.