Harga Bawang Merah Merosot, Petani di Probolinggo Terancam Merugi

Editor: Arif Ardianto / Reporter: Mahfud Hidayatullah

Petani di Probolinggo sedang memanen bawang merah

jatimnow.com - Harga jual bawang merah yang semankin anjlok di Probolinggo membuat petani resah. Pasalnya jika harga terus menurun mereka akan merugi.

Harga jual bawang merah saat ini berkisar Rp 6 ribu hingga Rp 10 ribu per kilo.

"Harga tersebut sangat tidak menguntungkan kepada petani, " ujar Basofi Budiono salah satu petani bawang merah asal Desa Tegalmojo, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (22/9/2018).

Basofi juga mengkatakan, dalam dua bulan kemarin harga jual bawang merah masih berkisar Rp 13 ribu perkilogramya.

"Namun saat ini harga anjlok disebabkan ketersedian bawang merah di pasaran banyak," jelasnya.

Hal senada dikatakan petani lainnya, Misbah. Menurutnya harga jual bawang merah seperti ini membuat petani tidak bisa mendapatkan keuntungan. Petani tidak diuntungkan karena biaya tanam bawang merah relatif besar.

Dalam 1 hektare biaya  tanam bawang  merah mencapai Rp 50-65 juta untuk pembelian bibit, pengelolahan lahan dan biaya obat obatan.

"Namun dengan harga seperti saat ini petani tidak mendapatkan keuntungan," ungkapnya.

Misbah mengatakan, dengan murahnya harga bawang merah diharapkan pemerintah bisa mengambil sikap agar harga bisa kembali normal dan menguntungkan kepada petani.

"Kalau harga ini terus turun petani bisa gulung tikar," pungkasnya.

   





jatimnow.com menyajikan pemberitaan di daerah Jawa Timur dan sekitarnya, menyajikan berita yang dikemas dengan apik tanpa mengabaikan nilai-nilai jurnalisme.

Jalan Jimerto No. 17a Surabaya

Call:  (031) 99248116

Email: jatimnow@gmail.com

Newsletter