Pixel Code jatimnow.com

Polisi Temukan Asal-usul Tali Senar yang Jerat Pengendara di Jembatan Suramadu

Editor : Yanuar D   Reporter : Fathor Rahman
Polisi saat menyusuri kampung sekitar Jembatan Suramadu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Polisi saat menyusuri kampung sekitar Jembatan Suramadu. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polres Bangkalan menyusuri perkampungan di sekitar Jembatan Suramadu. Mereka berupaya menelusuri asal-usul tali senar yang menjerat sejumlah pengendara di jembatan penghubung Surabaya-Madura tersebut.

Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi mengatakan, pihaknya turun langsung ke lapangan untuk menelusuri asal benang tersebut. Hasilnya, ditemukan benang yang identik dengan tali-tali yang menjerat pengendara di Jembatan Suramadu.

"Setelah kami lakukan penelusuran ternyata ini banyak benang yang identik dengan yang kami temukan di Suramadu," ujarnya, Rabu (29/1/2025).

Ia mengatakan, benang-benang tersebut merupakan benang yang digunakan oleh anak-anak pesisir Suramadu untuk menerbangkan layangan. Bahkan ia menjumpai langsung anak-anak kecil bermain layangan di sana.

Baca juga:
Meresahkan! Tali Senar Kembali Ditemukan Tergantung di Jembatan Suramadu

"Ini dipastikan benang layangan karena disini banyak ditemukan benang sisa layangan," imbuhnya.

Pihaknya pun mengimbau agar masyarakat tak lagi bermain layangan di lokasi itu. Apalagi, akibat layangan tersebut, banyak korban yang mengalami luka dan meresahkan pengendara.

Baca juga:
Keluarga Korban Desak Polisi Usut Kasus Jeratan Tali Senar di Jembatan Suramadu

"Kami imbau agar tidak main layangan, diharapkan tidak ada korban lagi di Suramadu setelah ini," pungkasnya. 

Monyet Ekor Panjang, Hama yang Bernilai Mahal
Macaca fascicularis

Monyet Ekor Panjang, Hama yang Bernilai Mahal

Di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, monyet ekor panjang masih banyak dijumpai dan di sejumlah daerah bahkan dianggap sebagai hama yang meresahkan masyarakat.