Pixel Code jatimnow.com

Ops Tumpas Narkoba Dimulai, Polres Gresik Komitmen Putus Peredaran hingga Bawean

Editor : Yanuar D   Reporter : Sahlul Fahmi
Kasatreskoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani. (Foto: Humas Polres Gresik)
Kasatreskoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani. (Foto: Humas Polres Gresik)

jatimnow.com - Peredaran narkoba di Jawa Timur terbilang masih cukup tinggi. Dari data survei tahun 2024-2025 ada 5.563 kasus penyalahgunaan narkoba. Dari angka tersebut 150 kasus berasal dari Kabupaten Gresik.

Karena itu Polres Gresik bersama jajarannya siap menggelar Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 yang berlangsung mulai tanggal 30 Agustus hingga 10 September 2025.

Operasi Tumpas Narkoba Semeru adalah operasi kepolisian kewilayahan yang mengedepankan penegakan hukum dengan dukungan kegiatan intelijen dan penindakan dengan target menyasar pengedar, pengguna, hingga jaringan sindikat narkoba.

Saat paparan Kasatreskoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani menyebutkan jika peredaran narkoba di Gresik kerap memanfaatkan jalur pelabuhan resmi, pelabuhan rakyat/tradisional, serta jasa pengiriman barang. 

Bahkan, kawasan Kepulauan Bawean disebut sebagai salah satu pintu masuk yang rawan. Barang terlarang seperti sabu-sabu, ganja, pil koplo, hingga minuman keras menjadi target utama operasi.

Baca juga:
Polresta Malang Kota Amankan Ganja 37 Kg, Tersangka Diringkus di Tulungagung

"Kami melakukan beberapa langkah strategis, Deteksi dini dan penyelidikan melalui observasi, undercover, dan surveillance terhadap lokasi rawan. Razia dan sweeping terhadap orang yang diduga sebagai pengedar maupun pengguna narkoba. Control delivery untuk memutus jaringan distribusi. Pembinaan masyarakat melalui penyuluhan dan pesan kamtibmas terkait bahaya narkoba," beber AKP Ahmad Yani, Sabtu (30/8/2025).

Data sebaran kasus narkoba di Gresik menunjukkan konsentrasi terbesar berada di wilayah Driyorejo (15 kasus), Manyar (13 kasus), Kebomas (12 kasus), serta Gresik Kota (10 kasus). Polres menegaskan akan memperketat pengawasan di titik-titik rawan, termasuk wilayah perairan.

AKP Yani menegaskan operasi ini tidak hanya menargetkan pengedar dan pengguna, tetapi juga residivis, jaringan sindikat, hingga kemungkinan adanya backing dari oknum aparat.

Baca juga:
Belasan Kurir Narkoba di Tulungagung Ditangkap saat Operasi Tumpas Semeru

“Kami berkomitmen memutus mata rantai peredaran narkoba, dari kota hingga pelosok desa,” tegasnya.

Dengan operasi terpadu ini, Polres Gresik berharap tren negatif kasus narkoba dapat ditekan, sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.