jatimnow.com – Usai Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Jember, ketua terpilih Ardi Pujo Prabowo menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan kepada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang ada di Kabupaten Jember.
Pria yang akrab disapa Ardi tersebut akan memimpin Dekopinda Jember untuk periode 2026–2031. Pelantikan kepengurusan baru dilaksanakan di Pendopo Wahyawibawagraha dan dipimpin langsung oleh Ketua Dekopinwil Jawa Timur, Selasa (20/1/2026).
Ardi mengatakan, ke depan Dekopinda Jember akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember dalam mengembangkan koperasi yang ada di wilayah setempat. Pengurus baru juga akan melanjutkan program-program sebelumnya yang dinilai efektif, khususnya dalam bidang advokasi dan pendampingan koperasi.
“Dekopinda Jember berkomitmen melanjutkan program yang baik di kepengurusan kemarin, kemudian mendampingi perkembangan KDMP,” katanya.
Ia menambahkan, pendampingan tersebut juga mencakup pelatihan dan pendidikan agar koperasi memiliki daya saing dan mampu berkembang sesuai dengan amanah pemerintah pusat.
“Termasuk juga memberikan pelatihan-pelatihan dan pendidikan, agar koperasi bisa berdaya saing serta berkembang dengan baik sesuai amanah pemerintah pusat,” lanjutnya.
Selain itu, Ardi menegaskan pentingnya pengembangan digitalisasi di tubuh koperasi. Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan agar koperasi dapat berkembang secara maksimal.
Baca juga:
Panen Perdana Jagung Program Agroforestri di Jember, Wabup: Dukung Ketahanan Pangan
“Digitalisasi menjadi salah satu visi kami, karena kalau tidak ikut memanfaatkan digitalisasi maka tidak akan bisa berkembang maksimal. Ini akan kami maksimalkan untuk menguatkan koperasi di Jember,” tegasnya.
Ardi juga menyampaikan bahwa Dekopinda Jember akan menunjukkan progres nyata melalui kinerja kolektif seluruh bidang yang ada.
“Kami memiliki sembilan bidang yang akan saling mendukung. Termasuk juga pengembangan UMKM dan ketahanan pangan di Kabupaten Jember,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Dekopinwil Jawa Timur, Slamet Sutanto, menambahkan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar kebangkitan ekonomi kerakyatan yang berbasis pada teknologi dan kepemimpinan yang kuat.
Baca juga:
Dirut Perumdam Tirta Pandhalungan Berganti, Pj Sekda Dorong Lompatan Kinerja
“Saat ini koperasi harus bisa bersaing secara kuat dan sejajar dengan BUMD maupun BUMN dalam skala yang lebih besar,” terangnya.
Ia menekankan, adaptasi terhadap digitalisasi menjadi sebuah keharusan demi membangun sistem ekonomi yang inklusif dan modern.
“Beradaptasi dengan digitalisasi sangat penting dan menjadi keharusan, karena ini menjadi jalan untuk mengembangkan sistem ekonomi yang lebih inklusif dan modern,” imbuhnya.